Kamis 29 Oktober 2020, 17:47 WIB

Susul AS, Kasus Covid-19 di India Tembus 8 Juta Orang

Faustinus Nua | Internasional
Susul AS, Kasus Covid-19 di India Tembus 8 Juta Orang

AFP/Manjunath Kiran
Petugas medis melakukan swab test terhadap warga di wilayah Bangalore, India.

 

KASUS covid-19 di India sudah lebih dari 8 juta orang. Negara dengan kasus covid-19 kedua tertinggi di dunia itu tengah bersiap menghadapi gelombang kedua.

Apalagi akhir tahun identik dengan musim dingin dan serangkaian festival keagamaan. Berdasarkan data yang dirilis otoritas per Kamis (29/10), kasus kematian akibat covid-19 di India mencapai 120 ribu orang.

Diketahui, Amerika Serikat (AS) masih menempati posisi pertama dengan 9,1 juta kasus covid-19 dan 230 ribu kasus kematian. Meski kasus positif tergolong tinggi, namun kasus kematian di India relatif rendah.

Baca juga: Pasien Covid-19 di India Berebut Pasokan Oksigen

Otoritas India melihat adanya pelambatan kasus baru covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Akan tetapi, pemeritah khawatir dengan potensi gelombang kedua covid-19. Mengingat Diwali, festival keagamaan paling penting di India, akan berlangsung pada 14 November.

"Semua negara bagian perlu berhati-hati selama musim perayaan. Perhatian ini harus dilakukan setidaknya untuk tiga bulan ke depan," tegas Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan.

Sebelumnya, otoritas India telah melonggarkan kebijakan lockdown secara bertahap. Pemerintah berusaha untuk menghidupkan kembali roda perekonomian. Menyusul, tingginya angka penggangguran di negara padat penduduk itu.

Namun kalangan ahli menilai kebijakan pelonggaran telah memicu lonjakan kasus covid-19. Di New Delhi, terdapat 5.000 kasus baru covid-19 per Rabu kemarin. Itu merupakan angka harian tertinggi sejak virus korona mewabah di India.

Baca juga: WHO: Vaksin Covid-19 Mungkin Tersedia Akhir Tahun

Pejabat pemerintahan telah memperingatkan bahwa Ibu Kota Negara terancam melihat lebih dari 10.000 kasus covid-19 per hari. Apabila kasus covid-19 tidak terkendali, sistem kesehatan di India yang rapuh akan semakin tertekan.

Selain itu, otoritas juga mengkhawatirkan lonjakan kasus di negara bagian Kerala dan Benggala Barat. Di wilayah Mumbai, penambahan kasus covid-19 sudah mencapai 2.000 orang per hari.

Perdana Menteri India Narendra Modi gencar mengingatkan warganya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu, aktivitas bisnis dan bioskop perlahan kembali dibuka. Namun, sekolah dan universitas di sebagian besar wilayah masih ditutup.(AFP/OL-11)

Baca Juga

AFP

Angkatan Bersenjata Sudan Tahan Perdana Menteri dan Pejabat Lainnya

👤Nur Aivanni 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:21 WIB
Puluhan demonstran membakar ban mobil saat mereka berkumpul di jalan-jalan ibu kota untuk memprotes penahanan tersebut, menurut seorang...
Ist/Greenbiz

ASEAN Harus Siap Hadapi Disrupsi Ekonomi dengan Sejumlah Tantangan

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:16 WIB
Digitalisasi bergantung sekali pada energi. Sedangkan energi sendiri harus ditunjang availability. Dekarbonisasi adalah kunci untuk...
Biro Pers Sekretariat Presiden/ Rustam

Presiden: ASEAN Harus Maju Bersama

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 25 Oktober 2021, 15:58 WIB
Yang pertama adalah penanganan kesehatan yang tidak boleh mengendur meski situasi sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya