Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIMBANG dengan negara-negara Eropa, kerja sama Indonesia dengan negara-negara Eropa Timur dalam beberapa tahun terakhir memang belum terlalu luas. Hal itu akibat adanya sejumlah kendala.
Tantangan itulah yang coba dikikis oleh Duta Besar Indonesia untuk Kroasia, Sjachroedin ZP. Ia mencoba melakukan berbagai terobosan agar hubungan kedua negara semakin erat dan rakyat kedua negara bisa saling mengenal.
Baca juga: Hari Ini Kroasia Gelar Pemilu
"Saya pikir sudah banyak terobosan yang beliau lakukan untuk mempererat hubungan kedua negara," kata Irjen Pol (Purn) Syafri yang juga sahabat Sjachroedin ZP dalam acara peluncuran biografinya berjudul Merawat Dua Hati Bangsa pada Rabu (23/9).
Buku yang ditulis wartawan senior Hesma Eryani dan diterbitkan oleh PT Matakata Media itu berisi tentang pengalaman Sjachroedin ZP selama menjadi Dubes Kroasia. Menurut Syafri, salah satu upaya yang dilakukan Sjachroedin yakni kegiatan maraton promosi Indonesia selama dua minggu dalam rangka HUT RI.
Ia juga aktif melakukan berbagai kegiatan promosi Indonesia secara langsung di depan publik. KBRI juga memberikan kursus gratis Bahasa Indonesia, tari Indonesia, batik, dan gamelan bagi warga Kroasia.
"Dengan belajar budaya Indonesia, kita berharap mereka (masyarakat Kroasia) lebih mengenal Indonesia," ujarnya.
Menurut sejumlah staf KBRI Zagreb, Sjachroedin ZP memang cukup dikenal bahkan sempat mendapat liputan khusus beberapa media setempat karena kebiasaannya menggunakan mobil tua atau mobil rakyat negara Kroasia. Ia juga membangun hubungan dekat dengan seluruh WNI di Kroasia dan tidai segan mendatangi kediaman para WNI hingga ke kawasan jauh di Kroasia seperti Dubrovnik.
"He is a good man. He is Mr Ambassador. I know because he used old car in television," ujar Zveyana, pedagang di pasar antik Britanski, Zagreb.
Terobosan yakni, ia menjadikan rumah Dubes sebagai rumah WNI terutama bagi WNI yang bertempat tinggal jauh dari kota Zagreb yang akan mengikuti acara di kota Zagreb. "Sebenarnya karena mereka tinggal jauh, Kalau acaranya pagi, berarti mereka harus datang sehari sebelumnya dan harus menginap. Sangat mahal biayanya. Jadi, saya minta mereka menginap di rumah dubes," kata Sjachroedin. (Ant/A-1)
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved