Senin 24 Agustus 2020, 19:01 WIB

Tes Covid-19 di India Kurang Akurat, Ahli Kesehatan Khawatir

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Tes Covid-19 di India Kurang Akurat, Ahli Kesehatan Khawatir

AFP/Noah Seelam
Petugas kesehatan melakukan tes cepat covid-19 terhadap warga di Hyderabad, India.

 

AHLI kesehatan prihatin dengan keputusan pemerintah India yang menerapkan tes cepat, yang menyaring antigen. Otoritas diketahui meningkatkan tes covid-19 di tengah lonjakan kasus.

Kasus positif covid-19 di India sudah lebih dari 3 juta orang hingga Minggu waktu setempat. Negara ini terdampak parah di Asia dan ketiga setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil secara global.

Pada Juni lalu, negara terpadat kedua di dunia mulai menggencarkan tes covid-19 yang lebih murah dan cepat. Namun, pengujian itu dinilai kurang akurat.

Baca juga: Puncak Covid-19 India Diperkirakan Pertengahan November

Adapun tes cepat meningkatkan level pengujian India hampir lima kali lipat dalam dua bulan terakhir. Sejauh ini, otoritas mengalokasikan penggunaan tes molekuler yang lebih tepat untuk deteksi kode genetik virus. Pada 14 Juni, India memutuskan untuk memperluas tes cepat.

Meski kurang akurat, namun biaya tes tergolong murah. Serta, menunjukkan hasil dalam hitungan menit. Kebanyakan tes bahkan tidak memerlukan pengujian di laboratorium atau peralatan khusus.

Sampel yang diuji meningkat dari 5,6 juta pada pertengahan Juni, menjadi 26 juta pada dua bulan kemudian. Hampir sepertiga tes yang dilakukan setiap hari menjadi tes antigen.

Baca juga: Kunjungi Tiongkok dan UEA, Menlu: Amankan Stok Vaksin

India juga disorot karena terlalu bergantung pada tes antigen dan mengorbankan tes yang lebih akurat. Tes tersebut memiliki peluang keliru dalam mendeteksi kasus positif. Bahkan, berkontribusi pada penyebaran virus covid-19 di daerah yang terdampak paling parah.

Tes cepat dapat dihentikan dengan tes laboratorium yang lebih akurat. Namun, prosesnya jelas lebih lama dan lebih mahal.(Al Jazeera/OL-11)

Baca Juga

AFP

Parlemen Korut Siap Setujui Agenda Kim Jong-un

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 15:48 WIB
Sebelum mengadakan sidang, pejabat tinggi parlemen Korut bahkan meletakkan bunga di patung kakek dan ayah Kim sebagai bentuk...
AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER

Kekhawatiran pada Vaksin Pfizer-BioNTech di Norwegia Meningkat

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 12:55 WIB
Kekhawatiran yang meningkat atas vaksin pfizer-biontech lantaran beberapa lansia meninggal akibat mendapati efek samping dari vaksin...
AFP/ODD ANDERSEN

Armin Laschet Terpilih sebagai Pemimpin Partai CDU Jerman

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 11:20 WIB
Ia telah mengalahkan salah satu rivalnya Friedrich Merz dengan memperoleh 521 suara berbanding 466 suara dalam pemilihan putaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya