Kamis 13 Agustus 2020, 22:41 WIB

Tiongkok Jual Vaksin Covid-19 Senilai 1 Juta

Antara | Internasional
Tiongkok Jual Vaksin Covid-19 Senilai 1 Juta

Ilustrasi
Ilustrasi vaksin

 

Iklan vaksin covid-19 dengan harga jual 498 yuan atau sekitar Rp1 juta per dosis marak tersebar melalui WeChat, platform media sosial terpopuler di Tiongkok.

Dalam iklan itu juga disebutkan bahwa cukup tiga kali suntikan saja sudah kebal dari serangan virus korona jenis baru. "Yang ingin mendapatkan vaksin hubungi saya. Produk terbatas. Tanggal 2 September dipasarkan secara resmi," demikian tangkapan layar WeChat Moments, Kamis (13/8).

Iklan berantai lainnya juga berbunyi, tenaga medis dan orang-orang yang hendak bepergian ke luar negeri akan mendapatkan prioritas.

Berdasar gambar-gambar yang beredar secara daring, vaksin tersebut diduga diproduksi oleh Sinovac Life Sciences Corp dan Wuhan Institute of Biological Products Co yang berkantor pusat di Beijing.

Pihak Sinovac seperti dikutip Global Times mengaku tidak memproduksi vaksin yang ramai diiklankan lewat medsos tersebut karena sampai sekarang produknya masih memasuki uji klinis tahap ketiga di Brazil dan Indonesia.

Sesuai undang-undang yang mengatur tentang vaksin di Tiongkok, penjualan vaksin melalui platform medsos seperti WeChat dinyatakan ilegal.

Selain badan pengendalian dan pencegahan penyakit menular, tidak ada lembaga atau individu yang diizinkan memberikan vaksin kepada penerima. (OL-12)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli

Israel Hancurkan Tangga Bersejarah Masjid Al-Aqsa

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 03 Desember 2020, 23:03 WIB
Pemerintah pendudukan Israel di Yerusalem tidak mengomentari pembongkaran...
AFP/Karim Sahib

Uni Emirat Arab Luncurkan Visa Turis untuk Warga Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 03 Desember 2020, 22:43 WIB
Langkah tersebut termasuk sementara sampai kesepakatan pembebasan visa bersama...
AFP/Cristian Hernandez

Menlu Iran Desak Biden Akhiri Perilaku Nakal Amerika

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 03 Desember 2020, 22:34 WIB
Ketegangan lama AS-Iran selama puluhan tahun meningkat setelah Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya