Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI Joko Widodo menyampaikan duka cita mendalam bagi warga Libanon terkait ledakan dahsyat.
Baca juga: PM Libanon: Penyebab Ledakan Beirut Harus Bertanggung Jawab!
Ungkapan duka itu disampaikan dalam bahasa Inggris antara lain melalui akun Twitter terverifikasi @jokowi, Kamis (6/8).

"My deepest condolences to my brothers and sisters in Lebanon. In this tragic and painful incident, Indonesia stands with Lebanon," cuit Presiden.
Baca juga: Simpati dan Dukungan Mengalir ke Libanon
Selain itu, Presiden mendoakan bagi seluruh warga dan ledakan di Libanon. "Our thoughts and prayers are with the families and victims of the devastating explosion in Beirut."
Baca juga: Ledakan di Libanon Tak Berdampak bagi Harga Minyak Indonesia
Ledakan sangat dahsyat terjadi di Port of Beirut, Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat. Tingkat kehancuran dan kerusakan properti terjadi dalam radius beberapa kilometer dari pusat ledakan. Ledakan itu telah menyebabkan ratusan korban tewas dan ribuan korban luka-luka. Bangunan di sekitar lokasi titik ledakan pun hancur serta gelombang kejut dirasakan seluruh kota itu. (X-15)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved