Rabu 29 Juli 2020, 07:43 WIB

Musisi Tuntut Adanya Izin Penggunaan Lagu Mereka untuk Kampanye

Basuki Eka Purnama | Internasional
Musisi Tuntut Adanya Izin Penggunaan Lagu Mereka untuk Kampanye

AFP/ JIM WATSON
Presiden AS Donald Trump kerap bermasalah karena menggunakan musik tanpa izin musisinya kala berkampanye.

 

SEJUMLAH musisi papan atas dunia, termasuk Mick Jagger dan Sheryl Crow, menandatangani sebuah surat yang menuntut politisi untuk meminta izin sebelum menggunakan lagu mereka saat kampanye.

Lagu yang digunakan di kampanye politik menjadi topik panas pada pemilu Amerika Serikat (AS) 2016 dan kembali pada tahun ini setelah sejumlah musisi menyatakan penolakan mereka atas penggunaan lagu mereka oleh Presiden AS Donald Trump tanpa izin.

Vokalis REM Micahel Stipe, Regina Spektor, dan pentolan Aerosmith Steven Tyler juga menandatangani surat yang ditulis bekerja sama dengan Aliansi Hak Artis.

Baca juga: AS Sumbangkan Ventilator kepada Indonesia untuk Perangi Korona

"Tidak ada artis yang bisa dipaksa mengompromikan nilai-nilai mereka atau diasosiasikan dengan politisi tertentu tanpa izin mereka," cicit Alinsi Hak Artis, Selasa (28/7).

"Untuk membela kebebasan berpendapat dan ekspresi politik, kami meminta para politisi untuk meminta izin sebelum menggunakan musik di acara politik," imbuh lembaga itu.

Bulan lalu, legenda musik rock Inggris Rolling Stones mengancam akan menggugat Trump karena menggunakan lagu mereka You Can't Always Get What You Want kala berkampanye.

Di bulan yang sama, keluarga musisi Tom Petty mengeluarkan surat permintaan penghentian kepada Trump karena menggunakan lagu I Won't Back Down kala berkampanye di Tulsa pada 20 Juni.

Queen juga marah ketika Trump naik ke panggung dengan menggunakan lagu We Are the Champions dalam sebuah acara Partai Republik di Cleveland, Ohio menjelang pemilu 2016.

Pharrell Williams, Rihanna, Aerosmith, Adele, Neil Young, dan Prince juga mengecam Trump karena menggunakan lagu mereka tanpa izin.

Mereka yang ikut menandatangani surat yang dirilis pada Selasa (28/7) itu adalah Lionel Ritchie, Elvis Costello, dan band Blondie, Green Day, dan Pearl Jam. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

JOSHUA ROBERTS / AFP

Pembawa Acara TV dan Radio Legendaris Larry King Tutup Usia

👤Adiyanto 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:50 WIB
lKing telah berjuang melawan covid-19 selama berminggu-minggu dan telah menderita beberapa masalah kesehatan dalam beberapa tahun...
 ANTARA Foto/Faizal

Malaysia Catat Angka Tertinggi Covid-19 Sebanyak 4.275 Kasus

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 21:28 WIB
Negara Bagian Selangor terus mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu sebanyak 1.421 dalam tempo 24...
AFP/NICOLAS ASFOURI

Setahun Paska Penguncian Wilayah di Wuhan

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 18:00 WIB
Di Tiongkok, pihak berwenang telah melaporkan kurang dari 5.000 kematian akibat virus itu, sebagian besar dari Wuhan pada awal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya