Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

AS dan Australia Jajaki Front Bersama Lawan Tiongkok

Haufan Hasyim Salengke, Faustinus Nua
28/7/2020 12:15
AS dan Australia Jajaki Front Bersama Lawan Tiongkok
Marise Payne dan Mike Pompeo(AFP/ALEXANDER DRAGO)

Amerika Serikat (AS) dan Australia, Senin (27/7), membuka perundingan tingkat tinggi tempat mereka diperkirakan akan mengupayakan front bersama di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Mark Esper menyambut rekan-rekan Australia mereka, Marise Payne dan Linda Reynoldsdi di Washington. Mereka akan melakukan pembicaraan dua hari.

Pembicaraan tahunan datang ketika pemerintahan Presiden Donald Trump mengambil sikap yang semakin keras terhadap Tiongkok tentang masalah-masalah mulai dari pertahanan, hak asasi manusia, hingga perdagangan.

AS pekan lalu memerintahkan penutupan konsulat Tiongkok di Houston, dengan tuduhan spionase. Pompeo menyebut kebijakan Barat selama ini telah menciptakan sosok ‘Frankenstein’ dan ini merujuk ke Tiongkok.

Baca juga: Trump Harap Vaksin Covid-19 akan Bangkitkan Kampanyenya

Australia telah berperang bersama AS dalam setiap konflik besar sejak Perang Dunia I. Bahkan pemerintah negeri kanguru yang berhaluan kanan sebagian besar telah mendukung pendekatan dan kebijkana yang dilakukan pemerintahan Trump.

Australia baru-baru ini mengikuti AS dalam menolak klaim Beijing di Laut China Selatan. Australia juga telah mendukung seruan yang dipimpin oleh Pompeo untuk penyelidikan internasional tentang asal-usul pandemi covid-19.

Para kritikus menuduh Trump menyerang Tiongkok di tahun pemilihan untuk mengalihkan perhatian publik dari penanganan virus covid-19 di AS. Seperti diketahui, korban meninggal akibat covid-19 tertinggi di dunia adalah di AS.

Payne dan Reynolds, dalam sebuah pernyataan sebelum perjalanan mereka, mengatakan mereka akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari setelah kembali sesuai dengan persyaratan Australia untuk semua pelancong internasional. (CNA/OL-14)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bude
Berita Lainnya