Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Raja Salman bin Abdulaziz (84), pemimpin Kerajaan Arab Saudi, menjalani operasi pengangkatan kantung empedu yang berjalan dengan sukses, demikian menurut laporan Kantor Berita SPA pada Kamis (23/7).
Raja Salman akan tetap berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan selama beberapa waktu ke depan, tulis SPA menambahkan.
Pada Senin (20/7), Raja Salman dilarikan ke rumah sakit di Ibu Kota Riyadh usai mengalami peradangan pada kantung empedu. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis terkait kondisi kesehatannya saat itu.
Merespons kabar tersebut, sejumlah pemimpin negara di kawasan, yakni Kuwait, Bahrain, dan Yordania menelepon Raja Salman untuk memastikan keadaan dirinya, seperti dikonfirmasi dalam laporan SPA.
Sementara Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi menunda kunjungan ke Arab Saudi yang sudah dijadwalkan sebelumnya, setelah mendengar kabar Raja Salman itu.
Sehari setelah masuk rumah sakit, Raja Salman masih sempat memimpin rapat kabinet secara virtual. Video kegiatan rapat tersebut disiarkan melalui stasiun televisi negara pada Selasa (21/7) malam, memperlihatkan Raja Salman tengah membaca dokumen. (OL-12)
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved