Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memarahi para pejabat yang dianggap lambat membangun sebuah rumah sakit di Pyongyang dan memerintahkan agar semua yang terlibat dipecat. Hal itu dilaporkan media massa pemerintah, Senin (20/7).
Korut, sejak lama, menggunakan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kredibilitas pemerintah, termasuk pembangunan perumahan di Pyongyang dan proyek pariwisata Wonsan-Kalma, dengan kecepatan diprioritaskan ketimbang kualitas.
Rencana terbaru adalah Rumah Sakit Umum Pyongyang yang berada di lokasi bergengsi di seberang Sungai Taedong di dekat patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il berada.
Baca juga: Raja Salman Jalani Pemeriksaan di RS King Faisal
Penyelesaian pembangunan rumah sakit itu dijadwalkan pada 10 Oktober untuk menandai 75 tahun pendirian Partai Pekerja. Kim menyebut pembangunan rumah sakit itu sebagai tugas penting bagi program kesehatan negara itu.
Namun, setelah mendapatkan laporan mengenai kemajuan pembangunan rumah sakit itu saat meninjau proyek tersebut, Kim menyoroti sejumlah masalah serius.
Kim menuding komisi yang bertugas membuat anggaran untuk pembangunan itu melakukannya secara serampangan dengan anggaran yang disiapkan tidak memadai.
Kim kemudian memerintahkan Komite Pusat untuk menyelidiki dan memecat semua pejabat yang terlibat dalam proyek itu. (AFP/OL-1)
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
PEMIMPIN tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, membuka peluang perbaikan hubungan dengan Amerika Serikat.
PUTRI Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan akan memimpin lembaga yang dikenal sebagai Administrasi Rudal, badan yang mengawasi kekuatan nuklir Pyongyang. Putri Kim Ju Ae
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved