Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN covid-19 pertama yang dikembangkan National Institutes of Health and Moderna Inc, Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan sistem kekebalan peserta dan menunjukkan hasil yang menjanjikan.
"Ini adalah berita baik," kata pakar penyakit menular ternama AS Anthony Fauci kepada AP, Rabu (15/7).
Pada Selasa (14/7), para peneliti melaporkan 45 relawan pertama yang diuji coba vaksin tersebut menunjukkan dorongan kekebalan imunitas yang diharapkan.
Pada 27 Juli nanti, vaksin eksperimental itu akan diujicobakan ke 30 ribu orang untuk membuktikan apakah vaksin tersebut bisa melindungi diri dari covid-19 atau tidak. Hal itu dianggap sebagai percobaan vaksin terbesar di dunia.
Baca juga: 3 Negara Bagian AS Catat Peningkatan Kasus Kematian akibat Korona
Fauci mengatakan, tes pertama akan diperluas untuk mencakup orang dewasa yang lebih tua, kelompok usia yang paling berisiko terinfeksi covid-19.
Untuk pengujian akhir akan mencakup orang dewasa yang lebih tua, serta orang-orang dengan kondisi kesehatan kronis yang membuat mereka lebih rentan terhadap virus korona.
Dalam New England Journal of Medicine, peneliti menyebut para sukarelawan awalnya mengembangkan apa yang disebut antibodi penawar dalam aliran darah mereka. Seperti molekul kunci untuk menghalangi infeksi, sebanding dengan yang ditemukan pada orang yang sembuh dari covid-19.
"Ini adalah upaya penting yang diperlukan untuk bergerak maju dengan uji coba yang benar-benar dapat menentukan apakah vaksin itu bisa melindungi infeksi," kata Lisa Jackson dari Kaiser Permanente Washington Research Institute di Seattle, yang memimpin penelitian tersebut.
Tidak ada efek samping yang serius dari vaksin tersebut. Tetapi lebih dari separuh peserta penelitian menunjukkan reaksi mirip flu setelah disuntik, seperti kelelahan, sakit kepala, kedinginan, demam, dan nyeri.
Beberapa dari reaksi itu mirip dengan gejala covid-19 tetapi bersifat sementara berlangsung sekitar sehari dan terjadi tepat setelah vaksinasi.
"Harga yang kecil untuk membayar perlindungan terhadap covid-19," kata William Schaffner dari Vanderbilt University Medical Center, seorang ahli vaksin yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
Dia menyebut hasil awal itu sebagai langkah pertama yang baik dan optimis bahwa pengujian akhir dapat memberikan jawaban tentang apakah itu benar-benar aman dan efektif.
"Itu akan luar biasa. Tapi itu mengasumsikan semuanya berjalan sesuai jadwal," kata Schaffner.
Belasan vaksin covid-19 dikembangkan dalam berbagai tahap pengujian di seluruh dunia, termasuk dari Tiongkok dan Oxford University Inggris juga memasuki tahap pengujian akhir. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved