Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA ahli ilmu purbakala dari APSARA National Authority (ANA) baru-baru ini menemukan patung besar kura-kura yang terkubur di dasar kolam di kawasan Angkor Wat, Kamboja.
Kura-kura, menurut para arkeolog, kemungkinan bersangkut paut dalam persiapan persembahan spiritual selama pembangunan Kuil Angkor Wat, dan persembahan untuk dewa Hindu, Wisnu.
The Phnom Penh Post melaporkan tim arkeolog telah menemukan patung kura-kura besar yang terbuat dari batu pasir kuno.
APSARA adalah otoritas manajemen Kamboja yang bertanggung jawab dalam melindungi Taman Arkeologi Angkor.
Arkeolog Chea Socheat mengatakan desain dekoratif tidak halus namun cangkang kura-kura memiliki penutup persegi panjang seolah-olah ada sesuatu yang tersembunyi di dalamnya.
Patung kura-kura, ujarnya, dikaitkan dengan festival persembahan roh selama pembangunan fondasi Kuil Angkor Wat dan merupakan persembahan untuk Dewa Wisnu yang terkait dengan upacara pengadukan Lautan Susu.
Tim belum membuka cangkang, dan tidak diketahui harta apa yang ada di dalamnya.
"Dalam penemuan-penemuan sebelumnya di kuil Neak Pean, para peneliti menemukan patung kura-kura yang serupa tetapi lebih kecil dari yang ini.
"Di dalamnya, ada beberapa batu berharga dan langka, lembar perunggu, dan kain yang dibungkus dengan semacam biji-bijian yang terkait dengan ritual Wisnu selama masa itu," kata Socheat.
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Siap Bahas Kekerasan di Rakhine, Myanmar
Dia mengatakan sejak kegiatan eskavasi 27 Maret, tim telah membuka kolong 11m dengan 14m. Awalnya, mereka menemukan jejak goresan tanah yang digunakan untuk membangun kuil. Di dekatnya, ada jejak penggalian untuk pembuatan parit drainase.
Socheat mengatakan tim menemukan batu kristal putih dari jenis yang dianggap berharga dalam ritual Wisnu di kanal tersebut. Kemudian, tim menemukan seekor naga dan trisula, yang kemudian dipindahkan ke Museum Preah Norodom Sihanouk-Angkor.
Timnya akan terus mempelajari kura-kura tersebut untuk mempelajari lebih lanjut tentang patung dan artefak lainnya. Penelitian bisa memberikan bukti lebih lebih dalam menafsirkan sejarah dan pembangunan kuil-kuil Angkor.
Wakil Direktur Jenderal ANA Kim Sothin mengatakan tim berhasil membangun sebuah dam dan memompa air dari lokasi penggalian, setelah itu empat arsitek dibawa masuk untuk mengawasi penggalian.
Arkeolog telah menemukan artefak kuno dan benda-benda di kolam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari orang-orang kuno, katanya.
Dia mengatakan sementara penemuan benda-benda kuno itu sangat penting, para arkeolog belum dapat menyimpulkan periode benda tersebut atau alasan diletakkan di sana. (NST/A-2)
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved