Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
ASIAN Infrastructure Investment Bank (AIIB) mengatakan akan menggandakan dana yang tersedia di bawah fasilitas pemulihan krisis covid-19 menjadi US$10 miliar (sekitar Rp154 triliun) miliar karena permintaan klien yang tinggi.
Keputusan itu muncul setelah permintaan pendanaan secara substansial melebihi US$5 miliar yang awalnya dialokasikan untuk bantuan darurat, karena klien memerlukan bantuan segera di bidang-bidang termasuk infrastruktur kesehatan dan kesiapan pandemi untuk mengurangi tekanan perawatan kesehatan.
AIIB saat ini sedang meninjau proyek dari beberapa anggotanya, banyak yang bekerja sama dengan bank pembangunan multilateral lainnya, kata AIIB dalam sebuah pernyataan daring yang dirilis Jumat (17/4).
Proyek-proyek tersebut termasuk proyek senilai US$500 juta di India untuk membeli peralatan dan kapasitas deteksi covid-19 dan memperkuat sistem kesehatan nasionalnya.
Menurut pernyataan itu, Turki telah mengajukan permintaan melalui jalur kredit US$500 juta bagi dua bank pembangunannya untuk membantu mengurangi kekurangan modal kerja dan kendala likuiditas sebagai akibat dari pandemi.
Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 di Brasil Nyaris Capai 2.000 Jiwa
Sementara Indonesia mengajukan pinjaman US$250 juta untuk memperkuat kesiapan rumah sakit, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pandemi, dan memperkuat pengujian.
"Kami menghadapi tantangan yang berat, dengan kedalaman dan tingkat keparahan krisis yang meningkat setiap hari," kata Presiden AIIB dan Ketua Dewan Jin Liqun.
"Sangat penting bagi kami untuk menanggapi skala permintaan yang mendesak dan luar biasa dari anggota kami untuk secara signifikan meningkatkan cakupan respons kami."
AIIB mengatakan pihaknya bekerja sama dengan lembaga keuangan internasional lainnya untuk menciptakan jaringan opsi dukungan, terutama untuk ekonomi yang paling rentan.
"Suatu pendekatan multilateral yang adaptif diperlukan untuk secara efektif membantu negara-negara di seluruh dunia berhasil menavigasi biaya pemulihan kesehatan dan ekonomi," kata Jin.
Berkantor pusat di Beijing, Tiongkok, AIIB yang beranggotakan 76 negara mulai beroperasi pada Januari 2016. Ini adalah bank pembangunan multilateral dengan misi untuk meningkatkan outcome sosial dan ekonomi di Asia. (Xinhua/A-2)
Pelebaran defisit anggaran dalam revisi RAPBN 2026 berkonsekuensi pada penambahan utang yang signifikan.
Postur APBN tiap tahun terus tertekan karena dibebani utang jatuh tempo dalam jumlah besar.
Proyeksi hingga akhir tahun menunjukkan kebutuhan pembiayaan melalui utang mencapai Rp245 triliun–300 triliun, sehingga total utang pemerintah berpotensi menembus Rp9.400 triliun.
Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp599.440 miliar untuk pembayaran bunga utang 2026
UTANG pemerintah makin mencemaskan. Pada awal 2025 ini, total utang pemerintah pusat membengkak menjadi Rp8.909,14 triliun. Angka itu setara dengan 40,2% produk domestik bruto (PDB).
Utang negara adalah alat yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan dan merangsang perekonomian, tetapi juga membawa risiko jika dikelola dengan buruk.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved