Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara terhadap kelompok pro Iran di Irak, menyusul kematian dua orang warga AS dan seorang warga Inggris dalam serangan roket di Irak.
Melalui pernyataan resmi, Pentagon mengungkapkan operasi tersebut menargetkan lima fasilitas senjata dari kelompok bersenjata Kataeb Hezbollah di Irak. "Fasilitas penyimpanan senjata ini menampung senjata yang digunakan untuk menargetkan AS dan pasukan koalisi," bunyi pernyataan tersebut.
Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, mengatakan pihaknya tidak akan mentolerir serangan terhadap rakyat, kepentingan, maupun sekutu. "Seperti yang telah kami tunjukkan dalam beberapa bulan terakhir. Kami akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk melindungi pasukan di Irak dan kawasan," ujar Esper dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, Esper memperingatkan "semua opsi ada di atas meja" untuk membalas kematian tiga tentara, akibat rentetan serangan 18 roket di pangkalan udara Taji pada Rabu (11/3) waktu setempat.
Baca juga: Pemimpin Dunia Kecam Serangan Rudal Iran
Serangan di pangkalan udara Taji menyasar fasilitas AS di Irak, termasuk kedutaan AS. Ini merupakan serangan ke-22 sejak akhir Oktober lalu. Sementara itu, tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Washington menyalahkan faksi yang didukung Iran dari jaringan Hashed al-Shaabi atas kekerasan serupa belum lama ini.
Empat belas lainnya terluka dalam serangan pangkalan udara Taji, termasuk warga AS, Inggris dan Polandia. Seorang pejabat AS menyatakan serangan tersebut dimulai pukul 01.00 pagi waktu setempat, dengan menggunakan berbagai jenis pesawat. Itu merupakan operasi khusus AS, bukan operasi koalisi.
Kepada AFP, seorang sumber keamanan Irak menyatakan lima rudal berat menghantam wilayah Jurf al-Sakhr di selatan Baghdad, yang dikuasai Kataeb Hezbollah. Ledakan itu mengguncang area permukiman di dekatnya. Pasukan militer Irak pun bersiaga. Serangan roket telah memicu kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan baru antara AS dan Iran.(AFP/OL-11)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Irak ingin mengakhiri ketergantungan energi negaranya terhadap Iran pada 2028. Pasokan gas dari Teheran senilai sekitar US$4 miliar per tahun.
RENCANA kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdamaian Gaza di Mesir pada Senin (13/10) dibatalkan pada detik-detik terakhir.
PADA Desember 2002, edisi khusus bertajuk Behind the Invasion of Iraq diterbitkan oleh Monthly Review Press. Penerbitan itu beberapa bulan sebelum invasi AS ke Irak benar-benar terjadi.
TIMNAS Arab Saudi menetapkan daftar 27 pemain yang akan tampil pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
UNI Emirat Arab (UEA) dan Irak menyambut baik pernyataan dari sejumlah negara mengenai pengakuan terhadap Negara Palestina.
Awalnya, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober pukul 20.15 waktu setempat, disusul pertandingan melawan Irak pada 11 Oktober pukul 18.00.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved