Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN pendukung Brexit (keluarnya Inggris dari Uni Eropa) di London merayakan kebahagiaan setelah Inggris resmi keluar dari blok Uni Eropa (UE). Sorak-sorai terdengar di pusat Kota London. Mereka menerbangkan balon ke langit Kota London sambil menyanyikan Rule Britannian, Jumat (31/1/2020) malam,
Momen bersejarah itu disambut sukacita dan tangis di seluruh negeri, yang menyudahi perdebatan bertahun-tahun tentang perlunya mereka untuk mandiri di dunia.
Pria dan wanita dari segala usia dari seluruh negeri berpelukan dengan menggunakan atribut merah, putih, dan biru yang menggambarkan bendera Union Jack. Merayakan kebahagiaan mereka ditemani kembang api yang menyala di langit malam.
“Benar-benar fantastis,” kata seorang warga, Karen Ollerton.
“Aku ingin berada di sini malam ini untuk melihat perayaan. Itu benar-benar menakjubkan,” sambungnya.
Beberapa orang juga terlihat bertengger di patung pemimpin Perang Dunia II Inggris, Winston Churchill, di Parliament Square meneriakkan ‘kebebasan’ dan ‘Brexit’.
Penyelenggara, Nigel Farage, politikus Inggris, menggambarkan Brexit sebagai momen terbesar dalam sejarah modern Inggris.
“Kita dapat merayakan kenyataan bahwa bebas dari hambatan UE, kita sekali lagi akan dapat menemukan tempat kita di dunia,” ucapnya.
“Westminster menjadi terlepas dari orang-orang biasa. Mereka mulai bangkit. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, orang-orang telah mengalahkan pendirian, demokrasi telah menang,” tukasnya.
Tak sedikit warga Inggris mengaku sedih dengan perpisahan Inggris dengan UE setelah sekitar hampir setengah abad negara itu bergabung bersama UE.
“Aku senang itu selesai. Namun, itu juga kesedihan di sebagian kecil karena UE bisa berbuat lebih banyak jika mereka sedikit lebih selaras dengan negara anggota,” ungkap seorang warga, Cory.
Optimistis berbuah sukses
Dalam pidatonya seperti dikutip AFP, Perdana Menteri Boris Johnson mengakui nantinya bakal ada jalan terjal. Namun, dia yakin keputusan ini bakal berbuah sukses.
Salah satu otak Brexit itu menjanjikan akan menyatukan seluruh negara dalam kemakmuran dan yakin era baru kerja sama bakal terjadi sembari Inggris mempunyai peran lebih besar di dunia.
“Hal penting yang perlu disampaikan malam ini (Jumat, 31 Januari 2020) ialah ini bukanlah akhir, melainkan sebuah awal,” tegasnya.
Tidak ada yang banyak berubah secara langsung sebab masih ada masa transisi selama 11 bulan yang bakal dijalani negara dan organisasi tersebut.
Warga Inggris masih diperbolehkan bepergian dan berdagang secara bebas dengan negara UE hingga 31 Desember. Meski begitu, mereka secara hukum sudah keluar.
Sebelum masa transisi berakhir 11 bulan dari sekarang, Inggris akan mencoba dan menegosiasikan kesepakatan dengan Brussels tentang hubungan masa depan mereka.
Kegagalan mencapai kesepakatan akan menyebabkan kerusakan ekonomi bagi kedua belah pihak dan mungkin dunia yang lebih luas. Ini ialah skenario yang ingin dihindari oleh kedua belah pihak. Negosiasi ini akan dimulai pada 3 Maret. (AFP/The Guardian/I-1)
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved