Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Jepang mewacanakan membuang air radioaktif dari pembangkit nuklir Fukushima ke lingkungan hidup. Wacana ini dikemukakan seiring semakin berkurangnya wadah penyimpanan air radioaktif.
Pembangkit nuklir Fukushima mengalami kebocoran usai diguncang gempa bumi sembilan tahun lalu. Sekitar satu juta ton air terkontaminasi terus terkumpul sejak saat itu, dan sejumlah tanki penyimpannya sudah hampir penuh.
Agensi Sumber Daya Alam dan Energi Jepang mengusulkan tiga metode pembuangan: dirilis ke laut; diuapkan ke udara melalui metode vaporisasi; atau kombinasi keduanya.
"Menyimpan air tersebut dalam jangka waktu lama sudah bukan merupakan opsi lagi," kata agensi tersebut kepada AFP, Selasa 24 Desember 2019.
Sistem pompa dan penyaringan dipasang di pembangkit Fukushima, yang setiap harinya memompa serta menyaring air terkontaminasi elemen radioaktif. Proses penyaringan ini hanya menyisakan tritium, elemen radioaktif yang diklaim sejumlah pakar hanya berbahaya bagi manusia jika terpapar dalam dosis yang sangat besar.
Hingga saat ini belum ada keputusan apapun terkait pembuangan air radioaktif Fukushima. Namun tidak ada satu pun anggota agensi yang menyuarakan penentangan terhadap tiga opsi yang diajukan.
Jepang telah mendiskusikan cara membuang air radioaktif selama bertahun-tahun. Tidak ada tenggat waktu untuk pembuangan air tercemar ini.
September lalu, Menteri Lingkungan Hidup Jepang saat itu, Yoshiaki Harada, mengatakan air radioaktif kemungkinan harus dibuang ke Samudra Pasifik.
Perusahaan Tokyo Electric atau Tepco telah mengumpulkan lebih dari 1 juta ton air terkontaminasi PLTN Fukushima. Air itu berasal dari pipa-pipa pendingin untuk menjaga temperatur inti reaktor PLTN Fukushima.
"Satu-satunya opsi adalah membuangnya ke laut kemudian diencerkan," kata Harada dalam sebuah konferensi pers di Tokyo pada 10 September.
Tanki penampung air radioaktif buatan TEPCO diproyeksikan penuh seluruhnya pada musim panas 2022.(Medcom/OL-12)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Nuklir bukan hanya untuk energi, namun juga untuk kesehatan dan riset medis
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklir Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved