Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria yang mengenakan rompi bom bunuh diri palsu menusuk dua orang hingga tewas di Jembatan London, Jumat (29/11), sebelum ditembak mati polisi.
Tiga orang lainnya terluka dalam aksi penusukan yang membangkitkan kenangan akan serangan teror yang dilakukan tiga pria di Jembatan London, dua tahun lalu, yang menewaskan delapan orang.
Rekaman video yang diunggah di Twitter memperlihatkan sekelompok orang menjatuhkan tersangka sebelum polisi datang dan menembak tersangka itu hingga twas.
Wali Kota London Sadiq Khan memuji warga yang mengabaikan keselamatan diri sendiri untuk melucuti tersangka sebelum polisi datang.
Baca juga: Parlemen Eropa Deklarasikan Darurat Iklim
Polisi London mengaku mendapatkan panggilan pada pukul 13: 58 waktu setempat dan tiba di lokasi pada pukul 14.03 dan menembak mati tersangka.
Aksi penyerangan di Jembatan London itu terjadi beberapa jam sebelum aksi penusukan melukai sejumlah orang di Den Haag, Belanda.
Aksi penyerangan di London itu terjadi kurang dari dua pekan sebelum pemilu yang diharapkan Perdana Menteri Inggris Boris London akan membuat dia meraih suara mayoritas sehingga bisa membawa Inggris keluar dari Uni Eropa. (AFP/OL-2)
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved