Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON, Rabu (30/10), merilis video dan foto aksi pasukan khusus Amerika Serikat (AS) saat melakukan penyerbuan yang menewaskan pemimpin kelompok ekstremis Islamic State (IS) Abu Bakr Al-Baghdadi.
Di antara gambar yang dirilis Departemen Pertahanan AS itu ada satu rekaman hitam-putih yang memperlihatkan personel militer 'Negeri Paman Sam' itu berjalan mendekati kompleks di barat laut Suriah tempat Al-Baghdadi bersembunyi.
Pentagon juga merilis video serangan udara terhadap sekelompok pejuang tidak dikenal yang melepaskan tembakan ke arah helikopter yang membawa pasukan khusus AS yang akan melancarkan serangan terhadap kediaman Al-Baghdadi di Provinsi Idlib.
Gambar sebelum dan setelah kompleks terisolasi itu juga dirilis.
Baca juga: Tentara AS Tewaskan Calon Penerus Utama Pimpinan ISIS
Kompleks itu dihujani bom oleh AS selepas razia terhadap Al-Bgahdadi sehingga, "Bangunan itu mirip lapangan parkir yang penuh lubang," ujar Komandan Komando Pusat AS Jenderal Marinir Kenneth McKenzie.
McKenzie juga memberikan sejumlah detail baru mengenai penyerbuan yang dilakukan pada Minggu (27/10) itu.
Dia mengatakan dua anak tewas--bukan tiga seperti yang sebelumnya dikatakan Presiden AS Donald Trump--ketika Al-Baghdadi meledakkan diri menggunakan rompi bom bunuh diri di dalam sebuah terowongan saat berusaha melarikan diri dari pasukan AS.
Menurut McKenzie, kedua anak itu tampaknya berusia sekitar 12 tahun.
Ketika ditanya apakah Al-Baghdadi benar menangis saat berusaha melarikan diri, seperti yang dikatakan Trump, McKenzie menjawab. "Mengenai saat terakhir Al-Baghdadi saya hanya bisa mengatakan ini. Dia melarikan diri ke dalam lubang bersama dua anak kecil sebelum meledakkan diri sementara anak buahnya terus melakukan perlawanan."
McKenzie kemudian mengatakan selain Al-Baghdadi dan dua anak, empat perempuan serta seorang pria juga tewas dalam penyerbuan pasukan AS itu. (AFP/OL-2)
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
KELOMPOK militan ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Jumat (6/2) di satu masjid Syiah, pinggiran Islamabad.
PERDANA Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan bom bunuh diri yang mengguncang masjid Syiah di Islamabad pada Jumat (6/2).
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved