Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Venezuela Nicolas Maduro memenangkan kursi anggota Dewan HAM PBB. Venezuela memenangkan keanggotaan meskipun ada peringatan dari kelompok-kelompok pemerhati HAM
Venezuela telah memenangkan kursi di Dewan HAM PBB setelah pemungutan suara di Sidang Majelis Umum PBB.
Keputusan itu diambil meski kelompok-kelompok HAM dan penentang pemerintah Nicolas Maduro mendesak negara-negara untuk tidak memilih Venezuela.
Majelis yang beranggotakan 193 orang itu memilih 14 anggota untuk Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang untuk masa jabatan tiga tahun. Jabatan itu dimulai pada 1 Januari 2020.
Baca juga: Indonesia Terpilih Lagi Jadi Anggota Dewan HAM PBB
"Dewan HAM PBB yang berbasis di Jenewa, Swiss dapat menyoroti pelanggaran dan memiliki pengawas khusus yang mengawasi negara dan masalah tertentu. Dewan ini secara berkala juga meninjau hak asasi manusia di setiap negara anggota PBB," seperti dilaporkan AFP, Jumat (18/10).
Pemerintahan Maduro dituduh melakukan penyiksaan dan intimidasi terhadap warga. Untuk saat ini, pemerintah Maduro tidak lagi diakui sebagai pemerintahan yang sah oleh sekitar 50 negara di seluruh dunia.
Maduro juga menghadapi banyak desakan untuk mengundurkan diri setelah tuduhan mencurangi pemilihan 2018.
Sementara itu, kekurangan barang-barang dasar secara nasional telah memicu keruntuhan keuangan. Venezuela juga mengalami penurunan tajam dalam produksi minyak.
Krisis politik dan ekonomi yang parah telah menyebabkan jutaan rakyat Venezuela meninggalkan rumah mereka dan memilih mengungsi. (Medcom/OL-2)
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved