Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEJUMLAH tujuh anak tewas setelah satu kelas sekolah dasar runtuh di ibu kota Kenya, Nairobi. Struktur kayu di Precious Talent Top School ambruk hanya beberapa menit setelah dimulainya proses belajar mengajar, Senin (23/9).
Beberapa orang lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit di kota tersebut. Sementara layanan darurat ada di tempat kejadian. Tim penyelamat dilaporkan mengalami kesulitan untuk sampai ke sekolah karena banyak orang berkumpul di sekitarnya.
"Sejauh ini kami dapat memastikan terdapat tujuh korban jiwa dan 57 lainnya berada di rumah sakit," kata juru bicara pemerintah kepada wartawan di luar sekolah di Dagoretti.
Baca juga:
Direktur sekolah, Moses Ndirangu, menyalahkan runtuhnya pembangunan pipa saluran air di dekatnya yang mungkin telah melemahkan fondasi bangunan. Insiden itu terjadi tak lama sebelum pukul 07.00 waktu setempat dan anak-anak segera dilarikan dari tempat kejadian.
Palang Merah Kenya telah mengevakuasi beberapa anak ke Rumah Sakit Nasional Kenyatta. Penduduk setempat mengeluh tentang respons darurat yang lambat.
Gambar-gambar di media sosial menunjukkan ratusan warga berkumpul di sekitar lokasi kejadian ketika tim penyelamat mencari korban melalui puing-puing. Buku, meja dan kursi terpantau berada di antara puing-puing. Pemerintah telah membuka penyelidikan tentang penyebab kecelakaan itu.(BBC/OL-5)
Gedung baru hadir dengan desain ramah lingkungan, ruang belajar yang modern, dan berbagai ruang spesialis yang menjawab kebutuhan siswa dari beragam latar belakang.
Trump menyatakan seluruh bendera AS harus dikibarkan setengah tiang hingga Minggu (31/8).
Generasi muda diajak untuk semakin meningkatkan literasi digital serta membiasakan digital diet demi menjaga keseimbangan aktivitas di dunia nyata dan digital.
Guru membagikan enam kebiasaan penting yang bisa diterapkan orang tua dan siswa di bulan pertama sekolah.
Professional development menjadi program unggulan dengan memberikan beragam workshop yang dibutuhkan guru.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved