Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Hideaki Ohmura, menyampaikan harapannya agar Indonesia menambah tenaga kerja terampil di wilayahnya. Hal tersebut disampaikannya kepada Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dalam kunjungannya hari ini.
"Selama ini perusahaan-perusahaan dari Aichi seperti Toyota sudah melakukan training atau pengembangan SDM di Indonesia. Tetapi saat ini Jepang atau Aichi juga mengalami kekurangan SDM atau tenaga kerja, oleh karena itu kami menawarkan juga bagaimana mengirimkan tenaga kerja atau anak magang yang sudah mendapatkan pembekalan di sini," tutur Ohmura di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Senin (9/9).
Ohmura mengambil perbandingan saat ini tenaga kerja Indonesia yang berda di Aichi baru berkisar 7 ribu orang. Jumlah tersebut masih kalah jauh dengan tenaga kerja dari negara lainnya. Misanya saja Vietnam sekitar 30 ribu pekerja, Filipina 35 ribu pekerja bahkan Brasil mengirimkan 60 ribu pekerja.
Ia pun menilai dengan keinginan Pemerintah Indonesia memajukan kualitas SDM-nya dan dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar peluang Indonesia meningkatkan tenaga kerja ke tempatnya masih terbuka.
Baca juga: Dubai Expo Jadi Ajang Branding Indonesia Emas di Mata Dunia
Menurut Ohmura, Wapres sendiri menyambut positif usulan tersebut, dan ingin mendirikan pusat pusat pelatihan bahasa Jepang agar tenaga kerja yang dikirimkan nantinya sudah siap untuk bekerja di Jepang.
"Kami juga sangat berminat untuk ikut terlibat dalam melakukan pendidikan atau pelatihan vokasi," terang Ohmura.
Lebih lanjut ia menyampaikan keinginan Wapres agar nantinya sektor yang di buka bukan hanya berkisar terkait otomotif, tetapi juga sektor lainnya khususnya industri makanan.
Dalam kesempatan tersebut Ohmura juga menyinggung terkait pembangunan infrastruktur yang dilakukan Indonesia yang menurutnya harus terus dilanjutkan oleh pemerintah. (OL-1)
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menggelar Indonesia Productivity Summit 2025 pada 12 Desember 2025 di JIEXPO Convention Center and Theater.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved