Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat menetapkan tarif baru pada barang-barang impor Tiongkok, Minggu (1/9). AS ingin meningkatkan kampanye tekanan tinggi yang bertujuan untuk memaksa Beijing menandatangani kesepakatan perdagangan baru.
Menurut Kantor Perwakilan Dagang AS, tarif tambahan 15% yang memengaruhi sebagian barang senilai $300 miliar dari raksasa ekonomi Asia itu mulai berlaku per 1 September ini.
Tarif baru tersebut akan menyasar berbagai produk, mulai dari bahan makanan (kecap, daging potong, sosis babi, buah-buahan, sayuran, susu, keju), peralatan olahraga (klub golf, papan selancar, sepeda), alat musik, pakaian olahraga, dan furnitur.
Ekonom di Peterson Institute for International Economics yang berbasis di Washington memperkirakan barang-barang senilai US$112 miliar akan turut terpengaruh.
Pengumuman Trump di awal bulan ini merupakan pembalasan terhadap Beijing yang juga memberikan tarif US$75 miliar pada barang-barang AS. Sebagian dimulai pada 1 September.
Ratusan perusahaan dan kelompok profesional AS telah meminta pemerintahan Trump menunda tarif baru tersebut. Mereka mengatakan hal itu akan menghancurkan pekerjaan dan membebani konsumen.
Namun pada Jumat (30/8) kemarin, presiden dari Partai Republik itu malah menyalahkan para pengusaha.
"Perusahaan yang dijalankan dengan buruk dan perusahaan yang lemah dengan pintar menyalahkan 'tarif kecil' ini alih-alih manajemen yang buruk... dan siapa yang bisa menyalahkan mereka karena melakukan itu? Alasan!" ujar Trump di Twitternya.
Baca juga: Penembakan Massal di Texas, KJRI Imbau WNI Waspada
Di sisi lain, Trump tetap menawarkan secercah harapan dalam bentuk pembicaraan yang sedang berlangsung.
"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan Tiongkok. Pertemuan telah dijadwalkan. Panggilan sedang dilakukan. Saya kira pertemuan pada bulan September terus berlangsung. Belum dibatalkan. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump.
Beberapa hari sebelumnya, Trump menyebabkan kekhawatiran ketika ia memerintahkan perusahaan-perusahaan AS untuk berhenti melakukan bisnis dengan Tiongkok. Hal itu memicu keraguan dan cemoohan.
Donald Trump melancarkan perang dagangnya pada Maret 2018. Ia menuntut agar Tiongkok mengakhiri praktik yang dianggap tidak adil. Di antaranya transfer teknologi paksa dari perusahaan AS dan subsidi besar-besaran yang diberikan kepada perusahaan Tiongkok.
Meskipun perang dagang membebani ekonomi Tiongkok, strategi itu hanya menghasilkan sedikit hasil positif.
IMF menyebut ketegangan itu dapat memicu perlambatan ekonomi global.
Sebuah studi University of Michigan mengatakan perang dagang telah membebani praktik investasi perusahaan dan kepercayaan konsumen, yang pada Agustus kemarin mengalami penurunan paling tajam sejak Desember 2012. "Data Agustus menunjukkan bahwa erosi kepercayaan konsumen karena kebijakan tarif tengah berlangsung," kata Richard Curtin, ekonom yang mengarahkan survei Michigan.
Dikarenakan kekhawatiran perihal dampak dari putaran tarif baru, terutama menjelang musim belanja Natal tahun ini, beberapa produk Tiongkok tidak akan terpengaruh hingga 15 Desember. Termasuk ponsel, laptop, dan beberapa mainan. (AFP/OL-1)
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menekankan pentingnya pelaku usaha mencermati skema tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved