Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Senin (5/8), memerintahkan pembekuan seluruh aset milik pemerintah Venezuela yang berada di AS dan melarang transaksi dengan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro itu.
Trump memutuskan hal itu karena terus terjadi penyalahgunaan kekuasaan oleh Nicolas Maduro serta terjadinya pelanggaran HAM.
Wall Street Journal menyebut langkah Trump itu merupakan yang pertama terhadap negara di Bumi Bagian Barat selama lebih dari 30 tahun. Keputusan itu membuat Caracas bernasib sama dengan Korea Utara, Iran, Suriah, dan Kuba.
Baca juga: Trump Kecam Rasisme dan Supremasi Kulit Putih
Pekan lalu, saat ditanya apakah dirinya mempertimbangkan untuk mengisolasi Venezuela, Trump menjawab singkat, "Iya."
Perintah Trump itu berpengaruh pada seluruh properti milik pemerintah Venezuela yang berada di AS, yang akan datang ke wilayah AS, arau yang akan menjadi milik warga negara AS.
"Aset itu tidak akan bisa ditrasnfer, dibayarkan, dieskpor, ditarik, atau diuris," tegas aturan yang dikeluarkan Trump. (AFP/OL-2)
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved