Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWAT media sosial twitter, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memperingatkan Tiongkok agar tidak bersikap menunggu dalam negosiasi perdagangan dengan AS.
Komentar pemimpin AS itu muncul bersamaan dengan dimulainya kembali perundingan antar dua ekonomi raksasa di Shanghai, Tiongkok.
Sebelumnya, negosiasi perdagangan AS-Tiongkok sempat terhenti beberapa waktu. "Saat ini, tim saya sedang berunding dengan mereka. Akan tetapi, mereka sering mengubah kesepakatan untuk kepentingan domestik," bunyi cicitan Trump.
"Sikap Tiongkok sangat buruk. Mereka seharusnya mulai mengimpor produk pertanian AS. Namun sampai sekarang tidak ada tanda-tanda pembelian dari mereka. Itulah permasalahan dengan Tiongkok, mereka tidak mau melaluinya," pungkas Trump.
Negosiasi di Shanghai menjadi pembicaraan tatap muka pertama, sejak Trump menyetujui gencatan senjata dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang.
Baca juga : Ditekan AS, Pendapatan Huawei Tetap Meningkat
Sejauh ini, Washington dan Beijing saling melemparkan tarif terhadap komoditas senilai 360 miliar dolar AS dalam perdagangan dua arah.
"Ekonomi AS jauh lebih besar dari ekonomi Tiongkok dalam tiga tahun terakhir," ucap Trump sesumbar.
Trump menyarankan Tiongkok untuk menunggu hasil pemilihan presiden AS pada tahun depan.
"Untuk melihat apakah salah satu kandidat Partai Demokrat yang kaku, yakni Joe Biden, dapat membuat kesepakatan yang hebat dengan Tiongkok. Karena mereka (Tiongkok) akan terus berusaha meniput AS, bahkan lebih baik dari sebelumnya," tukas dia.
"Masalahnya, dengan bersikap menunggu, apalagi ketika saya menang, kesepakatan yang diperoleh mereka (Tiongkok) akan jauh lebih rumit daripada yang dinegosiasikan sekarang. Atau, bisa saja tidak ada kesepakatan sama sekali," tutup Trump.(AFP/OL-7)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved