Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pejabat AS akan segera melanjutkan pembicaraan perdagangan secara langsung di Tiongkok. Hal ini disampaikan seorang pejabat Gedung Putih dan akan menghidupkan kembali perundingan yang hampir runtuh pada Mei, Jumat (12/7).
Presiden Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping setuju untuk terlibat dalam pedagangan saat bertemu di Osaka, akhir Juni. Penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro mengatakan pada CNBC, pejabat perdagangan kedua negara telah berbicara melalui telepon.
Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan pergi ke Beijing dalam waktu dekat.
“Kami akan mengadakan pembicaraan konstruktif untuk menangani masalah struktural yang signifikan ini," kata Navarro.
Perselisihan perdagangan telah mengguncang pasar keuangan global dan merusak kepercayaan bisnis ketika Washington dan Beijing saling menyerang dengan tarif hukuman sekitar US$360 miliar dalam bentuk barang.
Baca juga: Perang Dagang AS-Tiongkok Reda Pasca-KTT G-20
Kesepakatan tampaknya akan segera terwujud, tetapi Trump justru menuduh Tiongkok mengingkari komitmen dan membatalkan pembicaraan. Hingga akhirnya para pemimpin bertemu di sela-sela KTT G-20 di Osaka. Navarro mengatakan mereka membuat komitmen yang kuat untuk memulai kembali negosiasi.
Pada pertemuan itu, Trump setuju untuk menunda ancaman menghantam Tiongkok dengan tarif tajam lainnya dan mencakup hampir semua barang yang diekspor ke pasar AS.
Melalui akun Twitternya, Jumat (12/7) kemarin, Trump menyebut tarif sebagai alat negosiasi yang hebat dan produsen pendapatan besar.
Dia juga kembali menuduh Tiongkok melemahkan mata uangnya untuk mengompensasi tarif 25%.
Selasa (9/7) lalu, Lighthizer dan Mnuchin berbicara dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He dan Menteri Perdagangan Zhong Shan. Namun, para pejabat belum memberikan rincian tentang status atau topik yang dibahas.
"Kami, dalam penilaian saya, berada dalam periode yang tenang untuk negosiasi. Saran saya bagi investor adalah bersabar dengan proses ini," kata Navarro.
"Jangan percaya apa pun yang Anda baca dalam pers Tiongkok atau AS, tentang negosiasi ini kecuali jika itu datang dari mulut Presiden atau Duta Besar Lighthizer." (AFP/OL-5)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved