Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku terbuka bertemu pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel).
Dalam kunjungan ke Seoul, akhir pekan ini, Trump mempersilakan Kim untuk datang ke DMZ jika memang bersedia.
"Setelah sejumlah pertemuan yang sangat penting, termasuk dengan Presiden Xi dari Tiongkok, saya akan meninggalkan Jepang menuju Korea Selatan (bersama Presiden Moon). Saat di sana, jika Ketua Kim dari Korea Utara berkenan, saya siap bertemu di Perbatasan/DMZ untuk sekadar berjabat tangan dan mengucapkan halo," tulis Trump di Twitter, dikutip dari laman AFP, Sabtu (29/6).
Tawaran mengejutkan itu muncul setelah komunikasi AS dan Korut relatif mandek usai dua pertemuan Trump dan Kim berakhir tanpa ada perjanjian apa pun.
Setelah beberapa bulan relatif dingin, hubungan AS dan Korut mulai mencair saat Trump serta Kim saling bertukar surat pribadi. Hal tersebut memunculkan harapan akan adanya pertemuan ketiga antara kedua pemimpin tersebut.
Baca juga: Trump Puji Putra Mahkota Arab Saudi
Menurut Menteri Unifikasi Korsel, Trump dan Kim total sudah 12 kali bertukar surat sejak akhir tahun lalu. Dari 12 itu, delapan surat datang dari Kim.
Trump akan langsung bertolak ke Seoul saat Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Osaka berakhir. Hari ini, Trump dijadwalkan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk meredam ketegangan global atas perang dagang kedua negara.
Pekan kemarin, Xi mengunjungi Pyongyang dan bertemu Kim. Sejumlah analis menyebut terobosan diplomatik, dalam hal ini dengan AS, biasanya terjadi setelah pertemuan semacam itu.
Dua pertemuan Trump dan Kim, pertama di Singapura dan kedua di Vietnam, gagal menelurkan kesepakatan mengenai program nuklir dan misil serta denuklirisasi.
Korut menolak melakukan denuklirisasi menyeluruh sebelum AS mencabut sanksi ekonomi. Namun AS berkukuh sanksi ekonomi baru akan dicabut setelah denuklirisasi dilakukan secara menyeluruh.
Kedua kubu saling menyalahkan atas kebuntuan ini. Namun, Washington mengaku siap bertemu lagi dengan perwakilan Pyongyang tanpa prasyarat apa pun demi menjaga kelangsungan diplomasi dua negara. (Medcom/OL-2)
Indonesia serukan semua pihak menahan diri di tengah konflik Teluk. Kemenlu RI desak AS, Israel, dan Iran hentikan serangan demi kedaulatan negara. Cek info evakuasi WNI.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap menjalankan kebijakan luar negeri bebas aktif, tidak memihak, dan menghormati semua negara, di tengah ketegangan global.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan bahwa Presiden Donald Trump yang akan menentukan syarat menyerah bagi Iran di tengah penyelidikan serangan sekolah Minab.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump akhirnya berbicara via telepon di tengah ketegangan diplomatik terkait serangan ke Iran.
Paus Leo XIV sampaikan kekhawatiran mendalam atas perang AS-Israel vs Iran yang masuki hari ke-9. Simak seruan damai dan update terkini konflik Timur Tengah.
Menlu Tiongkok Wang Yi serukan gencatan senjata di Iran & Timur Tengah. Simak lima prinsip dasar Tiongkok untuk akhiri konflik pascaserangan AS-Israel 2026.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Teheran digempur, Iran tuding AS-Israel ingin pecah negara demi minyak. Harga minyak melonjak 25% sementara Mojtaba Khamenei resmi pimpin Iran gantikan Ali Khamenei.
HARGA minyak dunia hari ini tembus di atas USD 100 per barel. PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim harga minyak dunia akan turun setelah tak ada lagi ancaman nuklir Iran.
Presiden AS Donald Trump sebut terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran "tidak dapat diterima". Teheran abaikan ancaman Washington.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved