Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris Theresa May, Jumat (7/6), mengundurkan diri sebagai ketua Partai Konservatif.
May akan tetap menjadi perdana menteri Inggris hingga pemimpin baru Partai Konservatif terpilih, kemungkinan pada Juli mendatang. Namun, dia telah menyerahkan kendali proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Brexit dijadwalkan pada 31 Oktober namun rencana perceraian yang telah disepakati dengan Brussels tersangkut di parlemen Inggris.
May menjabat pada 2016 setelah referendum yang menyepakati Inggris akan meninggalkan Uni Eropa. Selama tiga tahun terakhir, dia bekerja untuk mewujudkan hal itu dengan menunda Brexit sebanyak dua kali.
Baca juga: Trump Sarankan Brexit tanpa Kesepakatan
Namun, dia akhirnya menyerah dengan memberikan pidato pengunduran diri pad abulan lalu, puncak dari gejolak politik yang secara perlahan memangkas otoritasnya.
Sebanyak 11 anggota parlemen Partai Konservatif kini bersaing untuk menggantikan May termasuk Menteri Luar Negeri Boris Johnson. Namun, beberapa orang diperkirakan akan mengundurkan diri sebelum tenggat pada Senin (10/6).
Pemenang persaingan itu akan memiliki beberapa bulan untuk memutuskan apakah mereka akan mencoba menyelamatkan rencana May untuk menunda Brexit atau meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun. (AFP/OL-2)
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved