Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK pada hari Kamis (6/6) memberikan lisensi komersial 5G kepada empat perusahaan domestik, karena negara itu berlomba untuk menjadi pemimpin global dalam jaringan nirkabel canggih di tengah persaingan sengit dengan Amerika Serikat.
5G adalah jaringan seluler generasi berikutnya yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat dan dapat meningkatkan teknologi seperti mengemudi mandiri, diagnosis medis jarak jauh, dan pembayaran seluler.
Tetapi ambisi Beijing telah menghadapi tantangan besar dari Washington, yang telah memasukkan daftar hitam raksasa teknologi Tiongkok, Huawei, ketika berusaha menyediakan peralatan untuk jaringan 5G di beberapa negara.
Sejak tahun lalu, uji coba 5G telah dilakukan di kota-kota Tiongkok sebelum rencana untuk menyebarkan teknologi di seluruh negeri pada tahun 2020, dan sekarang pemerintah telah memberikan lampu hijau.
Kementerian Industri dan Teknologi Informasi mengatakan bahwa penyedia telekomunikasi milik negara China Telecom, China Mobile, China Unicom, dan China Broadcasting Network Corporation menerima lisensi bisnis untuk mengoperasikan layanan komunikasi seluler digital generasi kelima.
"Setelah penerbitan lisensi 5G, kami akan terus menyambut perusahaan asing untuk secara aktif berpartisipasi dalam pasar 5G Tiongkok, mencari pengembangan bersama 5G Tiongkok, dan berbagi pencapaian pembangunan 5G Tiongkok," kata Miao Wei, menteri industri dan informasi teknologi, menurut akun Weibo seperti Twitter kementerian.
Amerika Serikat mendesak negara-negara lain untuk menghindari Huawei karena kekhawatiran bahwa peralatannya dapat digunakan oleh dinas intelijen Beijing.
Mengomentari pengumuman itu, Huawei - yang memproduksi peralatan jaringan dan ponsel - mengatakan akan sepenuhnya mendukung operator Tiongkok untuk membangun infrastruktur 5G.
"(Kami) percaya bahwa dalam waktu dekat, 5G Tiongkok akan memimpin dunia," kata Huawei pada Weibo. (AFP/I-1)
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved