Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK menuduh Amerika Serikat (AS) sebagai teroris ekonomi. Negeri Tirai Bambu pun meluapkan retorika di tengah perang dagang dengan AS.
Negosiasi perdagangan antara dua ekonomi raksasa dunia tampaknya mengalami hambatan. Hal itu tidak lepas dari langkah Presiden AS Donald Trump yang menaikkan tarif atas komoditas Tiongkok awal bulan ini. Pemerintah AS bahkan memasukkan Huawei, raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, dalam daftar hitam.
"Kami menentang perang dagang, tetapi kami tidak takut dengan hal itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Zhang Huanhui dalam konferensi pers terkait rencana perjalanan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Rusia pekan depan.
"Hasutan yang sudah direncanakan dari konflik perdagangan adalah terorisme ekonomi, chauvinisme ekonomi dan intimidasi ekonomi. Perlu diingat, tidak ada pemenang dalam perang dagang," imbuh Zhang.
Baca juga: IMF Kecam Perang Dagang AS-Tiongkok
Menyikapi tindakan AS, Tiongkok pun memberlakukan tarif balasan terhadap komoditas AS. Media pemerintah menyatakan Tiongkok bisa menghentikan ekspor logam ke Negeri Paman Sam, untuk menghambat produksi teknologi yang bergantung pada komoditas tersebut.
"Perang dagang juga berdampak negatif pada pengembangan dan kebangkitan ekonomi global," tegas Zhang.
Lebih lanjut, dia mengatakan Tiongkok dan Rusia memiliki konsensus luas dan kepentingan bersama mengenai persoalan konflik dagang.
"Tiongkok dan Rusia tentu akan memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Termasuk, kerja sama di bidang investasi," ujarnya.
"Kami juga akan menanggapi berbagai tantangan eksternal, melakukan apa yang harus kami lakukan. Dalam hal ini, untuk mengembangkan ekonomi dan meningkatkan standar hidup di kedua negara," jelas Zhang.(AFP/OL-5)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved