Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pejabat tinggi Iran meminta Amerika Serikat (AS) untuk bernegosiasi dengan rasa hormat, bukan melemparkan ancaman perang. Presiden AS, Donald Trump, telah mengeluarkan peringatan yang tidak menyenangkan kepada Teheran melalui jejaring sosial Twitter.
"Iran berdiri tegak selama ribuan tahun ketika seluruh agresor pergi. Terorisme ekonomi dan ejekan genosida tidak akan membuat Iran berakhir," bunyi cicitan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, dalam akun Twitter-nya.
"Jangan pernah mengancam bangsa Iran. Cobalah lebih menghormati!," imbuhnya.
Pernyataan Zarif menanggapi seruan Trump kepada Iran agar tidak mengancam AS. "Apabila Iran ingin berperang, itu akan menjadi akhir dari Iran. Jangan pernah mengancam AS lagi," lanjut Trump masih dalam cicitannya.
Beberapa jam kemudian, Presiden Iran, Hassan Rouhani, menyatakan pihaknya cenderung menyukai diplomasi dan negosiasi, tetapi tidak saat ini. "Situasi yang terjadi tidak layak untuk pembicaraan. Kami lebih memilih perlawanan," tegas Rouhani dalam pemberitaan IRNA.
Hubungan antara Washington dan Teheran memburuk dalam setahun terakhir. Kondisi itu dipicu penarikan diri AS dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), sebuah perjanjian internasional yang menawarkan bantuan sanksi Iran, dengan imbalan pembatasan program nuklir.
Rouhani menanggapi sejumlah langkah AS. Dia menegaskan negaranya tidak akan mematuhi batas kesepakatan yang menyasar stok cadangan uranium.
Di bawah pakta tersebut, Teheran diizinkan untuk menimbun uranium maksimal 300 kilogram (kg). Negara itu juga diminta mengekspor kelebihan stok ke negara lain, baik untuk disimpan maupun dijual. Isi perjanjian juga memungkinkan Iran memperkaya uranium pada 3,67%, level yang sesuai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan jauh di bawah 90% tingkat senjata.
Iran mengancam menarik diri secara bertahap dari perjanjian nuklir 2015. Dengan catatan, jika negara-negara mitra lain yang tergabung dalam kesepakatan, yakni Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, dan Rusia, tidak membantu Iran untuk menghindari sanksi AS. (Aljazeera/Tes)
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
Presiden Prabowo tiba di Washington DC untuk tiga agenda: temui pebisnis AS, hadiri KTT BoP Gaza, hingga bahas ART dengan Donald Trump.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
Ali Khamenei peringatkan militer AS saat negosiasi nuklir berlangsung di Jenewa. Iran blokade Selat Hormuz, Trump kirim kapal induk USS Gerald R. Ford.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Donald Trump terlibat dalam perundingan AS-Iran di Jenewa. Di tengah ancaman militer dan kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln, akankah kesepakatan tercapai?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved