Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGI, pemimpin dunia memberi ucapan selamat ke Presiden Joko Widodo atas penyelenggaraan pemilu serentak 2019. Minggu (5/5) siang, Presiden menerima ucapan selamat dari Perdana Menteri Australia Scott Morrison lewat sambungan telepon.
"Presiden Jokowi menerima ucapan selamat dari sambungan telepon pada Minggu (5/5) siang pukul 14.00 WIB di Istana Bogor. Dalam pembicaraannya, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih dan mengatakan Pemilu serentak 2019 di Indonesia berjalan aman, lancar, dan demokratis,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (5/5).
Ucapan selamat itu merupakan simbol persahabatan kedua pemimpin negara. PM Australia berharap hubungan bilateral Indonesia-Australia semakin terjalin erat di tahun-tahun mendatang.
“Kedua pemimpin negara juga sepakat akan terus meningkatkan kerja sama dan hubungan baik antara dua negara tetangga dekat tersebut,” tuturnya.
Baca juga: Theresa May Ucapkan Selamat pada Jokowi Terkait Pemilu 2019
Presiden Joko Widodo banjir ucapan selamat dari pemimpin dunia. Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Theresa May menelepon Presiden Joko Widodo dan mengucapkan selamat atas pemilihan umum serentak pada April lalu.
Juru bicara pemerintahan Inggris mengatakan PM May menelepon Presiden Jokowi untuk "mengucapkan selamat atas kesuksesan pemilu presiden dan legislatif yang berlangsung bersamaan."
"Presiden (Jokowi) menyambut baik dukungan Inggris terhadap proses demokrasi di Indonesia," sambung dia, di laman resmi gov.uk, Sabtu (4/5). (Medcom/OL-2)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved