Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menilai program Belt and Road Initiative (BRI) yang diprakarsai Tiongkok sebagai program yang baik. Indonesia pun memiliki sejumlah kesamaan pandangan dari program tersebut, misalnya saja terkait pengentasan kemiskinan.
Persoalan pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan hasil pembangunan menjadi salah satu hal yang disinggung dalam pidato pembukaan BRI II oleh Presiden Tiongok Xi Jinping di Beijing, Jumat (26/4).
Xi menjelaskan salah satu tujuan dari BRI adalah pemerataan pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan juga penciptaan lapangan kerja di negara negara anggota.
Dalam hal tersebut Indonesia memiliki kesamaan pandangan dengan Tiongkok. Menurut Wapres, pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan merupakan suatu hal yang penting.
"Jadi salah satu concernnya itu adalah pemerataan. Mereka mengatakan di Tiongkok itu kalau keluar Beijing dua jam perjalanan sudah dapat melihat kemiskinan. Sedangkan kita tentu lebih jauh lagi, hanya di belakang jalan Thamrin sudah kelihatan kemiskinan," tutur Jusuf Kalla saat ditemui saat sarapan di Beijing Tiongkok, Sabtu (27/4).
Baca juga: Wapres akan Sampaikan Pandangan Indonesia di BRF II
Jusuf Kalla menyatakan persoalan kemiskian dan ketimpangan memang harus diperbaiki demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Indonesia pun dalam hal ini juga mendorong gagasan yang sama seperti yang disampaikan Presiden Xi Jinping.
"Inilah yang memang harus sama sama kita perbaiki. Jadi kita (memang) memiliki program yang sama juga," terang Jusuf Kalla.
Senada dengan Wapres, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerangkan kemiskinan dan gap dalam pembangunan memang dialami semua negara, tanpa terkecuali Tiongkok.
Presiden Xi dalam pidatonya, menurut Retno, juga menyebutkan bahwa untuk mencapai kemakmuran, konektivitas dan infrastruktur menjadi suatu keharusan.
"Konektivitas dalam konteks belt and road initiative itu juga antarnegara. Jadi bagaimana kita bisa memperdekat jarak antara negara negara itu demi kemakmuran. Dalam hal ini merupakan kemakmuran untuk semua, khususnya bagaimana mempersempit gap pembangunan di masyarakat," terang Retno.
Selain itu, pada pidatonya, Presiden Xi Jinping juga mendorong keterbukaan pasar di Tiongkok bagi negara negara anggota BRI dan akan melakukan ekspor impor kedua di Shanghai.
Tiongkok, menurut Xi, berencana menciptakan platform bagi bisnis di luar Tiongkok untuk masuk ke pasarnya.
Untuk itu, Tiongkok akan memotong sejumlah tarif dan menurunkan nontarif barier bagi produk import.
Menurut Xi, aliran barang, modal, teknologi, dan masyarakat merupakan hal yang vital bagi pertumbuhan ekonomi. Tiongkok juga akan membuka akses pasar dan mengurangi daftar negatif investasi serta mendorong porsi kepemilikan asing dari sektor lainnya.
Rencananya, KTT BRI II ini akan menghasilkan dokumen 'joint komunike'. Dokumen tersebut menurutnya tidak akan ditandatangani. Ada sejumlah sektor yang akan di highlight di dalamnya.
Misalnya penguatan strategi kebijakan pembangunan (strengthening development policy strategy), boosting infrafrastructure connectivity, promoting sustainable developmeny, strengtening practical cooperation, dan advancing people to people exchanges. (OL-2)
WAKIL Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1).
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved