Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Turki telah menahan seorang tersangka anggota negara Islam yang mereka percaya berencana menyerang peringatan Perang Dunia I di Gallipoli.
Kegiatan tersebut direncanakan dihadiri oleh ratusan warga negara Australia dan Selandia Baru, kata polisi setempat pada Rabu (24/4).
Tersangka itu, seorang warga negara Suriah, ditangkap di Tekirdag, provinsi di bagian barat-laut Turki yang berdekatan dengan Semenanjung Gallipoli, kata juru bicara polisi Tekirdag, sebagaimana dilaporkan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam.
Baca juga: Presiden Sri Lanka Minta Kepala Kepolisian dan Menhan Mundur
Setiap tahun, banyak warga negara Australia dan Selandia Baru pergi ke Turki untuk kegiatan pada 25 April untuk memperingati serangan militer gagal pada 1915 oleh ANZAC dan pasukan sekutu guna mengusir tentara Usmaniyah (Ottoman) dari Wilayah Gallipoli dan Dardanelles. (OL-1)
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved