Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Bakal Menang, Netanyahu Jadi Perdana Menteri Terlama Israel

(AFP/Yan/I-2)
11/4/2019 08:20
 Bakal Menang, Netanyahu Jadi Perdana Menteri Terlama Israel
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu((Photo by THOMAS COEX / AFP))

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu berada di jalur kemenangan dalam pemilihan Israel, kemarin. Dalam hasil yang hampir lengkap, Netanyahu berada dalam posisi untuk membentuk koalisi sayap kanan yang akan memperpanjang masa jabatannya.

Hasil pemungutan suara yang dilakukan, Selasa (9/4), diumumkan saat perdana menteri berusia 69 tahun itu tengah menghadapi tuduhan korupsi. Dengan hasil itu, kemenangan kali ini akan membuatnya menjadi perdana menteri terlama di Israel.

Partai Likud yang mengusung Netanyahu tampaknya akan menguasai jumlah kursi yang sama di parlemen dengan saingan utama mereka, mantan tentara Benny Gantz dari Partai Blue and White.

Dari penghitungan suara yang sudah mencapai 97%, Partai Likud dan sekutu mereka dari sayap kanan, akan menguasai sekitar 65 kursi dari total 120 kursi parlemen. Dengan begitu, Presiden Reuven Rivlin yang bertugas meminta salah satu kandidat untuk membentuk pemerintahan, kembali akan menyampaikan hal itu kepada Netanyahu.

Sementara itu, negosiasi untuk berkoalisi mungkin akan dilakukan menyusul dan dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Diharapkan hasil akhir akan diperoleh sore hari ini.

Di lain hal, baik Netanyahu maupun Gantz mengklaim kemenangan setelah dirilisnya survei awal yang memberikan Partai Blue dan White kursi terbanyak. Ketika dia berbicara kepada para pendukungnya yang bersorak sambil mengibarkan bendera Israel, di sebuah aula acara di Tel Aviv, Gantz menyebutnya sebagai hari bersejarah.

"Presiden harus memberi kami tugas untuk membentuk pemerintahan berikutnya karena kami ialah partai terbesar," katanya setelah rilis hasil pemilihan awal.

Terpisah, Netanyahu, saat berbicara dini hari kemarin di pesta Partai Likud yang digelar pascapemilihan di Tel Aviv, menyebut hasil yang mereka peroleh sebagai kemenangan luar biasa.

Saat berjalan ke panggung untuk menyapa kerumunan pendukungnya, dia mencium istrinya, Sara. "Ini akan menjadi pemerintahan sayap kanan, tetapi saya akan menjadi perdana menteri untuk semua," katanya.

Sebagai informasi, pelaksanaan pemungutan suara di Israel, telah lama diperkirakan akan berlangsung secara ketat dan mengarah pada negosiasi untuk membentuk koalisi.

Petahana Netanyahu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk berkampanye guna memberikan energi kepada koalisi sayap kanannya. Di sisi lain, Gantz, seorang pendatang baru di dunia politik, menghadapi tantangan besar dari perdana menteri veteran, Netanyahu. (AFP/Yan/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya