Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Venezuela Nicolas Maduro menyalahkan teroris atas pemadaman listrik baru yang melanda hampir seluruh wilayah Venezuela pada Selasa (26/3), hampir dua pekan setelah pemadaman listrik menyebabkan kekacauan di negara Amerika Selatan itu.
Dalam sebuah pernyataan lewat Twitter, Maduro mengatakan sebuah kebakaran besar yang disengaja pada Senin (25/3) melanda fasilitas PLTA Guri di selatan Venezuela. PLTA itu memasok listrik untuk 805 dari 30 juta warga Venezuela.
Maduro kemudian menyebut 'tangan-tangan jahat' kemudian merusak transformer saat proses perbaikan tengan dilakukan.
Menurutnya, serangan teroris itu dilakukan dengan tujuan mengacaukan Venezuela.
Baca juga: Pemadaman Listrik Kembali Landa Venezuela
Menteri Komunikasi Venezuela Jorge Rodriguez mencicit gambar sebuah instalasi listrik yang dimakan api.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mencicit bahwa penutupan sekolah dan kantor selama 24 jam akan diperpanjang untuk meringankan kerja jaringan listrik hingga Rabu (27/3) malam.
Pemadaman listrik perdana, antara 7 dan 14 Maret, mengakibatkan lebih dari puluhan pasien yang dirawat di rumah sakit sekarat. Warga kemudian terpaksa mengonsumsi air got karena kesulitan mendapatkan air.
Pada Selasa (26/3), Caracas dan sejumlah kota lainnya kembali lumpuh. Transportasi publik dan pasokan air terganggu. Bangunan yang tidak memiliki generator, termasuk rumah sakit, menjadi gelap gulita. (AFP/OL-2)
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Kelompok HAM Foro Penal mengonfirmasi pembebasan setidaknya 80 tahanan politik di Venezuela menyusul tekanan dari Amerika Serikat.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Pascapenangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan mengunjungi AS. Trump prioritaskan akses minyak di tengah ketegangan.
Pemerintah Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved