Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
POLUSI ternyata telah mulai mencemari Kutub Utara yang merupakan wilayah terpencil di Bumi.
Ini terjadi setelah ditemukannya bahan kimia yang bersumber dari plastik di dalam telur burung fulmar yang hidup di Kutub Utara.
Seperti disampaikan situs harian The Independent, sejumlah ilmuwan baru-baru ini mengambil beberapa telur burung fulmar dari sebuah pulau di Lancaster Sound. Lokasinya sekitar 100 mil dari permukim-an manusia terdekat.
Dari lima telur yang diteliti, ditemukan satu telur yang terkontaminasi bahan kimia yang disebut phtalate.
Sebagai bahan kimia perusak hormon yang telah dilarang, phtalate berpotensi mengacaukan gender populasi burung.
“Sampel ini bisa dibilang telur burung dengan tingkat akumulasi plastik terendah,” ujar Jennifer Provencher, peneliti dari Canadian Wildlife Service.
Zat kimia yang biasa dicampur dalam produk plastik, bagian atas botol, hingga puntung rokok tersebut mungkin dimakan burung laut lantaran dianggap sebagai makanan. Ketika burung mengonsumsi barang dari plastik, sistem pencernaan mereka tidak mampu mengolahnya. Alhasil, zat-zat kimia masuk ke bagian tubuh yang mengembangkan telur.
Dalam studi lain, Provencher dan rekan-rekannya memeriksa telur fulmar dan kittiwake berkaki hitam. Mereka menemukan jejak zat kimia yang lebih dikenal sebagai penstabil ultraviolet dan antioksidan.
“Kami menemukan beberapa kontaminan turunan plastik yang ditransfer secara maternal ke dalam telur,” tukasnya.
Dampak mematikan
Apabila penelitian berlanjut ke koloni fulmar di Laut Utara, satu daerah dengan tingkat konsumsi plastik jauh lebih tinggi, Provencher menekankan hasilnya bisa jauh lebih dramatis.
Para ahli khawatir soal dampak mematikan yang timbul dari tertelannya plastik oleh burung-burung tersebut. Selain dapat tercekik, sistem pencernaannya berpotensi pecah.
Dampak zat kimia dari plastik juga dapat mengubah perilaku hewan serta mengakibatkan hewan lebih rentan terhadap serangan. (Tes/X-11)
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal haram membuang sampah ke sungai.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved