Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA kunjungan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud ke kawasan Asia Tenggara (Indonesia dan Malaysia) ditunda pelaksanaannya.
Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam keterangan resminya mengatakan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan terus berkomunikasi untuk menentukan jadwal baru, sekaligus memastikan hasil-hasil kunjungan yang lebih optimal.
Sebelumnya, Pangeran Mohammed dijadwalkan bertandang ke Indonesia pada pekan depan. Hal itu diungkapkan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegabriel.
Kunjungan tersebut, menurut Asia Times yang mengutip sumber-sumber komunitas Muslim RI, terjadi karena Riyadh memiliki perubahan sikap terhadap Indonesia sejak konferensi Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) di Bali Oktober lalu. Kegiatan itu dinilai memperlihatkan potensi RI dalam bidang ekonomi.
Baca juga: Pangeran Saudi Kunjungi Indonesia untuk Perbaiki Citra
"Pertemuan IMF benar-benar membuka mata bagi banyak pengusaha Arab Saudi," klaim seorang tokoh Muslim Indonesia.
"Mereka mengira kami (Indonesia) negara miskin yang hanya menghasilkan pekerja rumah tangga. Mereka terkejut kami membuat kereta, kapal, dan pesawat," imbuhnya.
Bahkan awal tahun ini, Indonesia merupakan negara tamu dalam Festival Janadriyah tahunan di Arab Saudi. Festival ini merupakan pertunjukkan seni dan budaya bergengsi di Riyadh. (OL-2)
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved