Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Sudirman Said: Universitas Harkat Negeri Kampus Terapan Berbasis Praktik

Supardji Rasban
05/4/2026 20:13
Sudirman Said: Universitas Harkat Negeri Kampus Terapan Berbasis Praktik
Ilustrasi(MI/SUPARDJI RASBAN)

UNIVERSITAS Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah, merupakan kampus terapan yang menekankan pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung melalui berbagai fasilitas seperti teaching factory, kerja sama dengan industri, hingga program magang.

Hal itu disampaikan Rektor UHN Tegal, Sudirman Said, usai tes seleksi calon penerima “Beasiswa Harkat Negeri” yang digelar di Kampus Mataram, UHN Tegal, pada Minggu (5/4/2026).

“Kampus ini akan banyak mengenalkan mahasiswa pada dunia praktik, baik melalui pertemuan dengan tokoh-tokoh maupun fasilitas yang mendukung,” ujar Sudirman Said.

Sudirman Said juga menegaskan bahwa UHN merupakan “kampus nusantara” yang membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Program Beasiswa Nusantara menjadi salah satu wujud komitmen tersebut, dengan menjaring mahasiswa berprestasi dari Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, dan wilayah lainnya.

Sudirman Said menuturkan tidak hanya itu, kampus juga terus mendorong penguatan wawasan global mahasiswa melalui kuliah umum yang menghadirkan tokoh nasional dan internasional. Hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang luas terhadap perkembangan global.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman juga menekankan lagi pentingnya penguasaan soft skills di tengah dunia yang terus berubah. Keterampilan seperti komunikasi, kemampuan memotivasi, dan menggerakkan orang lain dinilai menjadi kunci kesuksesan di masa depan.

“Orang yang sukses adalah mereka yang memiliki tekad kuat, berani keluar dari zona nyaman, mampu berkomunikasi, serta memiliki visi,” tegasnya.

Menurut Sudirman Said UHN berkomitmen membentuk karakter mahasiswa melalui pelatihan soft skills, praktik lapangan, serta berbagai kompetisi. Setiap pekan, mahasiswa bahkan didorong untuk meraih prestasi di berbagai bidang melalui ajang perlombaan.

“Kami menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk menempa diri menjadi pemimpin melalui literasi, interaksi, dan kompetisi,” pungkas Sudirman Said yang mantan Menteri ESDM. 

Seorang  calon mahasiswa yang ikut seleksi, Muhammad Idzom,  mengaku optimistis bisa lolos seleksi penerimaan beasiswa Harkat Negeri. seleksi ini merupakan tahapan penting dalam menjaring kandidat mahasiswa terbaik untuk  memperebutkan beasiswa yang tersedia.

“Saya optimistis bisa lolos menjadi mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Universitas Harkan Negeri ini,” ucap Mummad Idzom.

“Seleksi terdiri dari tes potensi akademik dan wawancara yang menjadi tahapan penting dalam penentuan penerima beasiswa,” tambah Muhammad Idzom.

Direktur Komunikasi dan Kerjasama Universitas Harkat Negeri, Erni Unggul Sedya Utami, menuturkan dari total 880 peserta, hanya 110 orang yang akan lolos sebagai penerima Beasiswa Harkat Negeri. Meski demikian, pihak kampus memastikan bahwa peserta yang belum berhasil masih memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa lain yang tersedia di Universitas Harkat Negeri.

“Bagi mahasiswa yang belum berhasil meraih Beasiswa Harkat Negeri, tersedia berbagai jenis beasiswa yang bisa diakses, antara lain Beasiswa Nusantara, Beasiswa Organisasi, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Ranking, Beasiswa Tahfiz Quran, hingga Beasiswa Influencer,” jelas  Erni.

Seleksi Beasiswa Harkat Negeri diharapkan mampu menjaring generasi muda unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan kesiapan menghadapi tantangan global. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik