Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Menginspirasi, Guru Besar USK Sulaiman Tripa, Luncurkan Buku 225 di Hari Jadi Ke-50

Amiruddin Abdullah Reubee
03/4/2026 17:53
Menginspirasi, Guru Besar USK Sulaiman Tripa, Luncurkan Buku 225 di Hari Jadi Ke-50
Guru Besar Ilmu Hukum, Prof Sulaiman Tripa saatemberi sambutan pada peluncuran buku ke 225 di hari ulang tahunnya ke-50 di Universitas Syiah Kuala.(Dok USK)

"ILMU adalah (hewan) buruan, sedangkan tulisan adalah ikatannya. Maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Adalah sebuah penjelajahan jika anda berburu kijang, lalu kau biarkan dia lepas pergi bersama hewan lainnya. Jika anda mendengar faedah ilmu, maka catatlah meskipun di tembok".

Mungkin pesan Imam Asy Sya'bi Rahimahullah inilah yang tersimpan dalam dada dan diamalkan oleh Guru Besar Ilmu Hukum dari Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Dr Sulaiman Tripa. 

Mengapa tidak, sejak tahun 2005 hingga usianya yang sudah genap 50 tahun dekarang, lelaki kelahiran 2 April 1976 di Desa Teungoh, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie (kini Pidie Jaya), Provinsi Aceh itu selalu memperingati ulang tahunnya dengan meluncurkan buku karya ilmiah.

Bahkan di hari jadinya ke-50, pada Kamis (2/4) Sulaiman yang Dosen senior USK dan mantan wartawan itu berhasil meluncurkan dua buah buku. Kedua hasil catatan ilmiahnya yang diluncurkan Selasa pagi itu adalah berjudul "Bencana, Hukum, dan Ekologi Berketuhanan". Lalu satu lagi yaitu "Jalan Menuju Kemenangan,".

Memperingati hari lahirnya ke muka bumi seraya peluncuran dua buku yang diramu dari akhir tahun 2025 hingga awal 2026 itu dirangkai dengan halal bi halal. Acara penuh khidmad itu berlangsung di Aula Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Kampus Darussalam, Banda Aceh. 

Setelah peluncuran dua judul karya ilmiah nya di hari jadinya itu, berarti jumlah buku dihasil coretannya sudah mencapai 225 buku. Masing-masing mencakup 109 buku karya utuh buah tangannya, 112 buku bersama (termasuk 40 buku sekaligus sebagai editor), dan 4 lagi yaitu buku pendampingan. 

Dari jumlah itu, Masing-masing terbagi 47 buku fiksi. Sedangkan selebihnya adalah nonfiksi. Hasil karya tulus itu sebagian besar diterbitkan Bandar Publishing. Sebagian lagi dicetak oleh beberapa penernid di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.

Di halaman pengantar, Sulaiman juga menyebutkan bahwa dua judul buku yang diluncurkan di ulang tahunnya ke-50 ini, disiapkan dalam waktu akhir tahun 2025 hingga awal 2026. 

Buku pertama, Jalan Menuju Kemenangan, ia tulis untuk mengisi kolom selama Ramadhan 2025 di media lokal online sagoetv.com. Lalu buku kedua, Bencana, Hukum, dan Ekologi Berketuhanan, ditulis dalam waktu tiga bulan terkait isu bencana di Sumatera dan pemulihannya.

“Saya menyicilnya dengan menerima undangan media untuk menulis,” tutur Dosen Hukum yang dikenal sangat ramah dengan mahasiswanya itu, saat memberi pengantar dalam peluncuran buku yang turut dihadiri dari kampus dan sejumlah tokoh dari luar kampus.

Dikisahkan Sulaiman, momentum milad sangat penting untuk mengingat tanggung jawab intelektual. Sebenarnya banyak momentum lain, namun pada perayaan milad akan memiliki makna khusus. “Kami akademisi memiliki tanggung jawab akademis dalam membangun peradaban,” tutur Sulaiman yang juga Koordinator Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) USK. 

Dosen Senior yang juga Aktivis 1988 itu juga mengisahkan bagaimana buku ini diselesaikan. Sejak dari awal menyiapkan tema besar dalam menulis, lalu bagian-bagian di dalamnya diisi secara terukur sesuai tema besar tadi.

"Buku-buku Sulaiman Tripa telah memperkaya khazanah Aceh, mewarnai pustakan kampus dan menghiasi lemari buku mahasiswa. Dengan penuh kesederhanaan, berangkat dari kampung pedalaman sana tiga puluh tahun lalu, kini telah meraih guru besar. Beliau telah membidani 225 judul karya ilmiah. Itu semua diwarisi oleh generasi berganti zaman" tutur kerabatnya Budayawan dari USK, M Adli Adalah, kepada Media Indonesia. 

Adapun Dekan FH USK, Prof Dr Ilyas SH MHum, saat memberi sambutan pada peluncuran dua buku di hari jadi Sultan Tripa, turut bersyukur adanya buku baru yang ditulis dosen hukum tersebut.

“Bagaimana pun, buku penting bagi kampus, termasuk kegunaan praktisnya pencapaian indeks kinerja. Setiap ada buku baru hasil karya dosen, kami sangat berterima kasih,” kata Doktor Ilyas.

Selain kepentingan praktis, buku juga sangat berkontribusi dalam hal membangun pengetahuan. “Apa yang ada dalam buku, sangat bermanfaat bagi umat. Apalagi isi buku yang terkait dengan penguatan pengetahuan masyarakat secara umum,” kata Dekan Hukum USK itu.

Direktur Bandar Publishing, Dr Mukhlisuddin Ilyas menceritakan proses peluncuran buku yang dilaksanakan setiap tahun dengan momentum ulang tahun Profesor Sulaiman. Selain itu, Bandar Publishing selama ini juga terlibat dalam menerbitkan buku secara periodik terkait momentum tertentu.

“Selama tujuh tahun, dilakukan penerbitan buku yang berisi kumpulan pemikiran dalam membangun Aceh. Mulai dari tahun 2019 hingga 2025. Termasuk dalam momentum tertentu, seperti momentum damai, diinisiasi untuk menerbitkan buku,” jelas Mukhlis. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya