Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Prakiraan Cuaca 3 April 2026: Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Jawa Barat hingga Papua Pegunungan Waspada

Media Indonesia
03/4/2026 05:24
Prakiraan Cuaca 3 April 2026: Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Jawa Barat hingga Papua Pegunungan Waspada
Ilustrasi(MI/Mohamad Irfan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 3 April 2026. Kondisi atmosfer di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di beberapa wilayah perairan, yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan di berbagai daerah.

Berdasarkan analisis BMKG, sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di perairan barat Aceh dan di Laut Banda. Sistem ini memicu terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) dan perlambatan angin (konfluensi) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. 

Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan, terutama di sekitar wilayah yang dilalui jalur konvergensi dan konfluensi. BMKG mengingatkan bahwa kombinasi dinamika atmosfer ini dapat memicu cuaca signifikan, termasuk hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di beberapa wilayah.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra

- Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi
- Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang
- Hujan Petir: Padang, Bandar Lampung

Pulau Jawa

- Hujan Ringan: Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya

Pulau Bali dan Nusa Tenggara

- Berawan Tebal: Mataram
- Hujan Ringan: Denpasar, Kupang

Pulau Kalimantan

- Berawan/Berawan Tebal: Pontianak
- Hujan Ringan: Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Selor

Pulau Sulawesi

- Hujan Petir: Mamuju
- Hujan Ringan: Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Kendari

Wilayah Timur Indonesia

- Hujan Sedang: Jayawijaya, Merauke
- Hujan Ringan: Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura

Analisis Dinamika Atmosfer

BMKG menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik yang terbentuk di barat Aceh dan Laut Banda memicu terbentuknya jalur konvergensi di Samudera Hindia barat Bengkulu, Laut Timor, hingga Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Selain itu, daerah konfluensi juga terpantau di sejumlah wilayah seperti Laut Andaman, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. 

“Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik serta di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi,” demikian disampaikan dalam laporan BMKG.

Situasi ini menyebabkan peningkatan potensi hujan dengan intensitas cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di kawasan yang dilalui sistem atmosfer tersebut.

Peringatan Dini & Kesiapsiagaan

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Papua Pegunungan

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan, terutama di daerah rawan.

Untuk memperoleh informasi cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id aplikasi Info BMKG, maupun media sosial resmi BMKG. (Apuan Iskandar/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya