Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah penantian lebih dari setengah abad, era baru penjelajahan ruang angkasa jauh resmi dimulai. Pada Rabu malam, 1 April 2026 waktu setempat, misi Artemis II berhasil meluncur dari Launch Complex 39B di Kennedy Space Center, Florida.
Roket Space Launch System (SLS) milik NASA yang menjulang setinggi 98 meter membawa kapsul Orion yang berisi empat astronot dalam perjalanan bersejarah selama 10 hari mengelilingi Bulan. Misi ini menandai penerbangan berawak pertama dalam program Artemis sekaligus kunjungan manusia pertama ke lingkungan Bulan sejak berakhirnya program Apollo pada 1972, 54 tahun yang lalu.
Misi ini membawa kru internasional yang terdiri dari Komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch dari NASA, serta astronot Badan Antariksa Kanada (CSA), Jeremy Hansen.
Peluncuran ini sempat tertunda dari jadwal semula pada Februari karena adanya perbaikan teknis dan kebocoran bahan bakar hidrogen, namun akhirnya berhasil dilaksanakan dengan kondisi cuaca yang sangat mendukung.
Keberhasilan Artemis II dipandang sebagai perluasan logis dari kegiatan NASA di orbit rendah Bumi selama beberapa dekade terakhir. Menurut Clayton Anderson, mantan astronot NASA, misi ini akan mengubah cara manusia memandang stasiun luar angkasa.
“Sekarang, kita akan mengubah stasiun luar angkasa, jika boleh dikatakan demikian, ke permukaan bulan. Jadi, kita akan mengirim kru bolak-balik secara rutin untuk belajar bagaimana hidup dan bekerja di bulan,” jelas Anderson.
Langkah ini pada akhirnya diharapkan dapat membawa umat manusia lebih dekat ke tujuan jangka panjang, yakni mempertahankan kehidupan manusia di Mars.
Misi Artemis II ini akan menjadi fondasi bagi rencana ambisius NASA di masa depan. Administrator NASA, Jared Isaacman, baru-baru ini mengumumkan perubahan jadwal dengan target baru pendaratan astronot di permukaan Bulan pada tahun 2028. Dalam skema yang direvisi, misi Artemis III dijadwalkan meluncur pada 2027 untuk melakukan pertemuan dengan sistem pendaratan manusia, disusul oleh Artemis IV pada 2028 yang akan mengeksekusi pendaratan fisik di Bulan.
Isaacman menegaskan bahwa strategi saat ini, termasuk rencana pembangunan pangkalan Bulan di masa depan, adalah keputusan yang bulat dengan menyatakan bahwa ini adalah satu-satunya jalan ke depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, kru Artemis II dijadwalkan akan mengakhiri perjalanan mereka dengan mendarat di Samudra Pasifik pada tanggal 10 April. (Engadget/E-3)
NASA resmi meluncurkan misi Artemis II menggunakan roket SLS. Empat astronaut memulai perjalanan bersejarah mengitari Bulan untuk pertama kali sejak era Apollo.
PADA Rabu (1/4) pukul 18.24 EDT nanti akan menjadi penanda misi eksplorasi manusia ke Bulan dalam peluncuran penerbangan Misi Artemis II NASA.
Kebakaran tragis dalam kapsul Apollo 1 menewaskan tiga astronaut NASA dalam hitungan detik. Simak kronologi lengkap dan penyebab di balik insiden ini.
NASA telah membentuk Planetary Defense Coordination Office sejak 2016 untuk memantau objek-objek dekat Bumi (near-Earth objects/NEO).
Menurut laporan NASA, cahaya matahari membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk mencapai bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved