Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

SNPMB Jadi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak di Dunia

Despian Nurhidayat
31/3/2026 20:10
SNPMB Jadi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak di Dunia
Ilustrasi(MI/DESPIAN NURHIDAYAT)

KETUA Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, mengatakan bahwa SNPMB yang dilaksanakan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan jumlah peserta paling banyak di dunia. 

“Perlu saya informasikan, seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia bersama Kemdiktisaintek itu adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru yang paling banyak pesertanya bahkan di seluruh dunia,” ungkapnya dalam acara konferensi pers hasil seleksi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (31/3).

“Tidak ada yang melakukan seleksi serentak melibatkan 146 PTN dengan 1,2 juta pembuat akun di tahun lalu untuk SNBT. Jadi memang tidak mudah dan tidak mungkin bisa memuaskan keinginan orang per orang. Tetapi sistem yang kita siapkan dan mekanismenya dibuat untuk membantu peserta dan menjaga fairness. Tidak ada untungnya kami mempersulit tapi kami ingin mempermudah,” lanjut Eduart. 

Lebih lanjut, menurutnya dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang akan segera berlangsung, pihaknya telah melakukan berbagai macam antisipasi untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. 

“Terkait SNBT. Memang kita terus melakukan antisipasi terhadap praktik kecurangan yang kita temukan di tahun tahun sebelumnya. Sehingga berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya dari anomali data kemudian modus kecurangan yang kita dapatkan sehingga kita ingin melakukan antisipasi. Mulai dari proses pendaftaran dan lainnya,” tegasnya. 

“Hal yang ramai sekarang disebutkan bahkan banyak yang DM saya menyebutkan bahwa panitia seolah olah menghambat mimpi siswa untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri di luar daerah. Enggak ada yang berubah. Hak calon mahasiswa untuk mendaftar di mana saja itu tidak kami batasi dan tidak kami halangi. Dia ingin memilih tempat tidak kami batasi. Hanya memang yang kami batasi adalah tempat UTBK yang akan dia ikuti. Tapi kami tidak membatasi daerahnya,” sambung Eduart. 

Dia pun menekankan bahwa pihaknya tidak sedikit pun berniat untuk mempersulit calon peserta. Justru pelaksanaan SNMPB ini menurutnya menjadi sarana untuk memberikan kepastian kepada calon peserta dapat bersaing secara adil dan meminimalisasi praktik kecurangan. 

“Salah satu modusnya ini. Tahun lalu kita lihat modusnya pakai joki dan relatif berada di pusat UTBK yang ditentukan dengan jam yang sama. Ini yang kami hindari dan kami tidak ingin mempersulit peserta. Bahkan tidak ada masalah mereka sendiri yang memilih kota tempat tes,” pungkas Eduart. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya