Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso berharap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas), yang baru diberlakukan 28 Maret lalu oleh Komdigi dapat mencegah terjadinya child grooming pada anak melalui media sosial.
Pembatasan akun media sosial anak usia 16 tahun ke bawah diperlukan karena banyak cerita tentang cyberbullying, kejahatan cyber, termasuk kejahatan seksual pada anak-anak. Oleh karena itu, anak harus diberi ruang aman, baik di dunia nyata maupun di dunia sosial.
"Intinya sebetulnya bagaimana di keluarga itu perhatian kepada anak-anak kita itu diberikan secara adekuat," kata Piprim secara daring, Selasa (31/3).
Jadikan anak sebagai teman untuk diskusi, sahabat, apalagi yang sudah remaja. Jangan sampai anak haus akan kasih sayang. Sehingga mudah sekali dimanipulasi oleh orang-orang berpura-pura mendukung atau perhatian. Tetapi ternyata ada maksud jahat dibaliknya.
"Oleh karena itu, aktivitas bersama keluarga, aktivitas olahraga bersama, jalan-jalan bareng, makan malam bareng, misalkan dia ngobrol dan sebagainya. Ini sangat penting dibiasakan di keluarga, sehingga anak-anak itu bisa komunikasi erat dengan orang tuanya," tegas Piprim.
Piprim menjelaskan peran orang tua sangat penting untuk mendengarkan dan memberi nasehat yang tepat. Orang tua diharapkan jangan cepat menghukum ketika anak-anak menyampaikan cerita. Sehingga anak-anak tidak ragu-ragu kalau ada masalah atau ada orang asing yang mendekati dan sebagainya.
"Kalau orang tuanya nyebelin, bagaimana mungkin anak itu bisa komunikasi dengan nyaman sama bapak ibunya," ucapnya.
"Karena anak-anak itu kemudian lari ke dunia maya, ke dunia virtual. Disitulah nanti penjahat-penjahat bisa masuk dengan pura-pura memberi perhatian, ujian dan sebagainya," pungkasnya. (Iam/P-3)
Tidak menutup kemungkinan anak dengan latar belakang yang baik pun bisa juga dijadaikan target.
Child grooming melibatkan pendekatan emosional, manipulasi psikologis, dan desensitisasi terhadap perilaku seksual.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara mencatat lonjakan kasus kekerasan terhadap anak yang didominasi oleh kekerasan seksual sepanjang tahun 2025.
KPAI menyoroti kasus guru di Sukabumi yang melakukan grooming terhadap siswinya melalui konten bernuansa romantisasi.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved