Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Pemerintah Terapkan WFA untuk Mengurai Kepadatan Mudik Lebaran 2026

Atalaya Puspa
11/3/2026 19:27
Pemerintah Terapkan WFA untuk Mengurai Kepadatan Mudik Lebaran 2026
ilustrasi.(MI)

PEMERINTAH menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 guna mengurai potensi kepadatan pergerakan masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat menyebar waktu keberangkatan pemudik sehingga tidak menumpuk pada hari-hari tertentu.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan penerapan WFA pada masa mudik diharapkan mendorong masyarakat memulai perjalanan lebih awal.

“Hari Raya Idul Fitri 2026 akan jatuh berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Dengan diterapkannya Work From Anywhere pada tanggal 16–17 Maret pada masa arus mudik, masyarakat diharapkan dapat berangkat lebih awal dimulai dari H-8 yaitu Jumat, 13 Maret 2026,” ujar Dudy dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (11/3).

Menurut dia, kebijakan tersebut diharapkan mampu melandaikan puncak arus mudik yang diprediksi terjadi beberapa hari menjelang Lebaran.

“Data menunjukkan bahwa penerapan Work From Anywhere pada masa mudik di tanggal 16–17 Maret diharapkan dapat melandaikan puncak keberangkatan yang diprediksi akan jatuh pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026,” kata Dudy.

Selain pada masa mudik, kebijakan serupa juga diterapkan pada periode arus balik. Pemerintah memberikan fleksibilitas bekerja dari mana saja pada 25–27 Maret 2026.

“Untuk masa arus balik, dengan penerapan Work From Anywhere pada tanggal 25–26–27 Maret diharapkan mampu mengurai kepadatan pergerakan kembali pemudik,” ujarnya.

Dudy menjelaskan langkah tersebut bertujuan agar pergerakan masyarakat tidak menumpuk pada waktu yang sama setelah masa cuti bersama berakhir.

“Dengan pemberlakuan Work From Anywhere tersebut diharapkan arus balik tidak menumpuk pada H-4 atau Rabu, 25 Maret pada saat cuti bersama telah selesai,” jelasnya.

Pemerintah juga akan mengoperasikan Posko Angkutan Lebaran selama periode mudik dan arus balik untuk memantau kelancaran transportasi.

“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran akan dimulai pada hari Jumat tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dan berlangsung selama 18 hari,” kata Dudy. (Ata/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya