Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
RAMADAN tahun ini berlangsung bertepatan dengan puncak musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Angin kencang, hujan deras, dan kelembapan tinggi jadi tantangan tersendiri, terutama bagi daya tahan tubuh. Di tengah aktivitas puasa yang padat dan perubahan pola makan, tubuh lebih rentan mengalami penurunan imunitas hingga gejala masuk angin. Karena itu, menjaga kehangatan dan daya tahan tubuh jadi hal penting selama bulan suci, salah satunya dengan bahan alami yang manfaatnya telah dikenal turun-temurun seperti jahe merah.
Taras Putra Tarigan, Brand Manager Bejo Jahe Merah menyatakan bahwa melihat kebutuhan tersebut, Bejo Jahe Merah terdorong kembali menghadirkan program Bejo Anti Angin Spot di berbagai wilayah Indonesia.
“Bulan Ramadan kali ini kebetulan bertepatan dengan puncak musim hujan, memberikan tantangan yang tidak hanya jaga keimanan, namun juga jaga memastikan kesehatan tetap maksimal agar puasa lancar selama sebulan penuh. Bejo Jahe Merah hadir lebih dekat untuk menjaga daya tahan tubuh dan memberikan kehangatan lewat Bejo Anti Angin Spot,” papar Taras Putra Tarigan, Brand Manager Bejo Jahe Merah.
Khusus selama Ramadan, aktivitas juga difokuskan di 89 Masjid Agung di 129 kota dan kabupaten tersebar seluruh Indonesia. Momen tarawih dan iktikaf menjadi perhatian utama, karena menjadi waktu di mana masyarakat berkumpul untuk beribadah, sering kali hingga larut malam dengan kondisi udara yang lebih dingin. Kehadiran Bejo Jahe Merah di momen ini diharapkan bisa menemani sekaligus membantu menjaga tubuh tetap hangat dari dalam, sehingga ibadah tetap nyaman dan lancar.
Perubahan pola makan selama puasa, dari yang biasanya tiga kali sehari menjadi hanya saat sahur dan berbuka, membuat tubuh perlu beradaptasi. Menjaga menu sahur dan berbuka dengan asupan seimbang jadi kunci agar tetap fit dan tidak mudah terserang masuk angin, terutama saat harus beraktivitas di pagi hari dengan suhu udara yang lebih dingin karena musim hujan.
Di sinilah peran bahan alami yang menghangatkan menjadi relevan. Jahe merah dikenal tinggi antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan shogaol, gingerol, dan zingerone. Konsumsi jahe merah saat sahur dan berbuka dapat membantu tubuh terasa lebih hangat dan terlindungi, sehingga lebih siap menghadapi perubahan suhu dan ritme aktivitas selama Ramadan.
Selain jahe merah, kurma yang identik dengan Ramadan juga baik dikonsumsi karena gula alaminya mudah diserap tubuh tanpa memicu lonjakan energi berlebihan yang membuat tubuh cepat lemas setelah berbuka.
Dengan kombinasi jahe merah dan berbagai bahan alami lain seperti adas, daun mint, cabe jawa, madu, dan ekstrak kurma, tiap kemasan Bejo Jahe Merah dirancang untuk mendukung kesehatan tubuh, terutama di musim hujan yang rentan membuat tubuh mengalami masuk angin. Ditambah saat puasa, tubuh juga lebih rentan mengalami mual dan kembung, yang sejak lama dikenal dapat dibantu dengan bahan-bahan alami yang terkandung di dalam Bejo Jahe Merah.
Pada momen berbahagia ini, Bejo Jahe Merah memberikan kehangatan ganda selama Ramadan, baik melalui kandungan jahe merah dan kurma di dalamnya, maupun lewat kebersamaan dan aktivitas dalam program Bejo Anti Angin Spot di berbagai Masjid Agung, tempat wisata, dan pasar di kota-kota Indonesia. Aktivitas seru dari Bejo Jahe Merah tidak hanya berhenti di penghujung bulan Ramadan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan momen mudik bersama. (H-2)
POCO Indonesia menghadirkan POCO M7, sebuah perangkat yang mengutamakan performa maksimal dan daya tahan luar biasa.
Pemenuhan gizi yang sesuai dengan tahap perkembangan usia anak menjadi dasar bagi terbentuknya anak yang aktif dan cerdas sesuai dengan potensinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved