Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

7 Manfaat Mengonsumsi Kurma saat Berbuka Puasa Menurut Medis dan Sain

 Gana Buana
19/2/2026 18:15
7 Manfaat Mengonsumsi Kurma saat Berbuka Puasa Menurut Medis dan Sain
Manfaat luar biasa mengonsumsi kurma saat berbuka puasa.(Freepik)

BERBUKA puasa dengan kurma bukan sekadar menjalankan tradisi atau sunnah, melainkan sebuah pilihan cerdas dari sisi kesehatan. Buah yang berasal dari pohon palem Phoenix dactylifera ini memiliki profil nutrisi yang hampir sempurna untuk memulihkan kondisi tubuh setelah menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam.

Kandungan Nutrisi Kurma per 100 Gram

Nutrisi Manfaat untuk Tubuh
Gula Alami (Glukosa/Fruktosa) Sumber energi instan yang cepat diserap.
Serat Pangan Melancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang.
Kalium (Potasium) Menjaga keseimbangan elektrolit dan fungsi saraf.
Antioksidan (Polifenol) Melawan radikal bebas dan peradangan.

Daftar Manfaat Utama Kurma untuk Berbuka

1. Mengembalikan Kadar Gula Darah dengan Stabil

Saat berpuasa, kadar glukosa darah menurun drastis. Kurma memberikan asupan gula alami yang tidak menyebabkan sugar spike (lonjakan gula darah mendadak) karena memiliki indeks glikemik rendah. Hal ini mencegah rasa pusing dan lemas setelah berbuka.

2. Melancarkan Sistem Pencernaan

Perut yang kosong seharian membutuhkan makanan yang lembut dan mudah dicerna. Serat dalam kurma membantu mengaktifkan kembali gerak peristaltik usus, sehingga mencegah sembelit yang sering terjadi akibat perubahan pola makan selama Ramadan.

3. Mencegah Makan Berlebihan (Overeating)

Kandungan serat dan nutrisi yang padat dalam kurma mampu menekan hormon lapar lebih cepat. Dengan mengonsumsi kurma terlebih dahulu, otak akan menerima sinyal kenyang lebih awal, sehingga Anda tidak akan "kalap" saat menyantap hidangan utama.

Kalium dalam kurma jauh lebih tinggi dibandingkan pisang. Ini sangat krusial untuk mencegah dehidrasi dan menjaga detak jantung tetap stabil selama masa pemulihan setelah puasa.

4. Menjaga Kesehatan Otak dan Fokus

Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam kurma, seperti flavonoid, membantu mengurangi peradangan di otak. Ini membantu Anda tetap fokus saat menjalankan ibadah salat Tarawih meski setelah seharian beraktivitas.

Fakta Menarik Seputar Kurma

Apakah kurma aman untuk penderita lambung?

Sangat aman. Kurma memiliki sifat alkali (basa) yang dapat membantu menetralkan asam lambung yang meningkat selama perut kosong.

Bolehkah makan kurma setiap hari?

Sangat dianjurkan. Selain saat Ramadan, konsumsi kurma secara rutin membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah anemia karena kandungan zat besinya.

Kesimpulan

Menjadikan kurma sebagai takjil utama adalah langkah medis yang tepat untuk transisi tubuh dari kondisi puasa ke kondisi makan. Cukup konsumsi 3 butir kurma dan segelas air putih untuk mendapatkan manfaat optimal bagi energi, pencernaan, dan metabolisme tubuh Anda. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya