Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI wajib adalah mandi besar dalam Islam yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, sehingga seseorang kembali suci dan boleh melaksanakan ibadah seperti shalat, puasa, dan membaca Al-Qur’an
Mandi wajib merupakan mandi untuk menyucikan diri dari hadas besar sesuai ajaran Islam agar dapat kembali beribadah dengan sah.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla li raf‘il haid fardhan lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena haid, fardhu karena Allah Ta‘ala.”
Berniat untuk menghilangkan hadas besar karena haid.
Ucapkan Bismillāh
Bersihkan tangan sebanyak 3 kali.
Bersihkan bagian yang terkena najis dengan tangan kiri.
Lakukan wudhu secara sempurna, boleh menunda membasuh kaki sampai akhir.
Siram kepala sebanyak 3 kali hingga air merata sampai ke akar rambut. Tidak wajib membuka kepangan jika air sudah sampai ke kulit kepala.
Siram seluruh badan dimulai dari sisi kanan, lalu kiri, hingga air merata ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat.
Termasuk lipatan tubuh, belakang telinga, pusar, dan sela-sela jari.
Mandi wajib setelah haid dilakukan dengan niat menghilangkan hadas besar dan memastikan seluruh tubuh terkena air secara merata. (Z-4)
Sumber: zalora, kemenag
Mandi wajib dilakukan dengan niat dan membasuh seluruh tubuh dengan air hingga merata, tanpa ada bagian yang terlewat.
Niat mandi wajib cukup dibacakan dalam hati saja, air saat mandi pun harus merata ke seluruh tubuh serta tidak harus urut, yang penting niat dan air merata.
Mandi wajib merupakan bentuk bersuci yang diwajibkan dalam Islam sebagai syarat sah ibadah tertentu. Tanpa mandi wajib, ibadah seperti sholat tidak sah.
Mandi wajib untuk laki-laki dilakukan dengan niat menghilangkan hadas besar dan menyiram seluruh tubuh hingga merata. Jika niat dan rukun terpenuhi, maka mandi wajib sah.
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Mandi wajib merupakan bentuk bersuci yang diwajibkan dalam Islam sebagai syarat sah ibadah tertentu. Tanpa mandi wajib, ibadah seperti sholat tidak sah.
Mandi wajib setelah haid dilakukan oleh wanita untuk mensucikan diri dari hadas besar akibat haid agar kembali suci dan bisa beribadah.
Panduan lengkap doa mandi wajib setelah haid beserta niat dan urutannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW agar ibadah salat dan puasa kembali sah.
Setelah masa haid selesai, setiap perempuan Muslim wajib melakukan mandi wajib atau mandi junub untuk kembali suci dan bisa melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.
Bagi wanita, setelah haid selesai, mandi wajib diperlukan agar suci dan sah melakukan ibadah seperti sholat dan membaca Al-Qur’an.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved