Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, kecemasan akan bertambahnya usia sering dianggap sebagai masalah psikologis semata. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan rasa takut yang konstan terhadap penuaan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, dapat berdampak nyata pada tingkat sel dan mempercepat proses penuaan biologis tubuh.
Fenomena yang disebut aging anxiety ini ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan, khususnya pada perempuan. Di tengah tekanan sosial yang memuja kemudaan dan penampilan, kekhawatiran akan menurunnya kondisi fisik dan hilangnya kemandirian ternyata meninggalkan jejak biologis pada tubuh.
Mariana Rodrigues, penulis utama studi dari NYU School of Global Public Health, menjelaskan pengalaman subjektif seseorang dapat menjadi motor penggerak bagi ukuran objektif penuaan.
"Penelitian kami menunjukkan kecemasan terkait penuaan bukan sekadar masalah psikologis, tetapi dapat meninggalkan jejak pada tubuh dengan konsekuensi kesehatan yang nyata," ujar Rodrigues.
Studi ini menganalisis data dari 726 perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian nasional Midlife in the United States (MIDUS). Melalui sampel darah, para ilmuwan menggunakan "jam epigenetik" (DunedinPACE dan GrimAge2) untuk mengukur seberapa cepat tubuh seseorang menua dan berapa banyak kerusakan biologis yang telah terakumulasi.
Hasil penelitian menunjukkan pola yang jelas: tingkat kecemasan yang tinggi terhadap penuaan berhubungan langsung dengan laju penuaan biologis yang lebih cepat. Menariknya, kekhawatiran soal kesehatan memiliki kaitan paling kuat dibandingkan kecemasan soal penampilan atau kesuburan.
Kekhawatiran akan kesehatan cenderung bertahan lebih lama dan menguat seiring bertambahnya usia, sementara kecemasan soal kecantikan sering kali memudar seiring pergeseran prioritas hidup. Faktor beban ganda, seperti merawat orangtua yang sakit, juga memperparah stres ini pada wanita paruh baya.
"Perempuan di masa paruh baya mungkin memiliki peran ganda, termasuk merawat orangtua mereka yang menua. Saat mereka melihat anggota keluarga yang lebih tua bertambah tua dan jatuh sakit, mereka mungkin khawatir hal yang sama akan terjadi pada mereka," tambah Rodrigues.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology ini menegaskan bahwa kesehatan mental dan fisik tidak dapat dipisahkan. Adolfo Cuevas, profesor di NYU, menekankan bahwa kecemasan akan penuaan adalah determinan psikologis yang dapat diubah untuk menjaga biologi penuaan.
"Penelitian kami mengidentifikasi kecemasan penuaan sebagai determinan psikologis yang dapat diukur dan dimodifikasi, yang tampaknya membentuk biologi penuaan," kata Cuevas.
Meskipun penuaan adalah proses universal yang tidak bisa dihentikan, memahami bagaimana pikiran membentuk biologi dapat membantu proses tersebut menjadi lebih sehat. Mengurangi kecemasan melalui dukungan kesejahteraan mental dan strategi koping yang sehat menjadi langkah krusial untuk melindungi tubuh dari penuaan dini akibat stres. (Earth/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved