Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Doa Nisfu Sya'ban Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin dan Arti

Reynaldi Andrian Pamungkas
02/2/2026 18:53
Doa Nisfu Sya'ban Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin dan Arti
Berikut Bacaan Doa Nisfu Sya'ban(freepik)

DOA Nisfu Sya’ban adalah doa yang dipanjatkan oleh umat Islam pada malam pertengahan bulan Sya’ban sebagai bentuk permohonan ampun, kebaikan hidup, kelapangan rezeki, kesehatan, dan keselamatan dunia akhirat.

Doa ini biasanya dibaca setelah ibadah malam seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan dzikir, terutama pada malam Nisfu Sya’ban yang diyakini sebagai waktu penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Berikut Bacaan Doa Nisfu Sya'ban

Bacaan Arab

اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، ظَهْرَ اللَّاجِئِينَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَأَمَانَ الْخَائِفِينَ.اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنَا عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُومِينَ أَوْ مَطْرُودِينَ أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيْنَا فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتَنَا وَحِرْمَانَنَا وَطَرْدَنَا وَاقْتِتَارَ رِزْقِنَا. وَأَثْبِتْنَا عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سُعَدَاءَ مَرْزُوقِينَ مُوَفَّقِينَ لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: ﴿يَمْحُوا اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ﴾ اللَّهُمَّ بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ، الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ، أَنْ تَكْشِفَ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَأَنْ تَرْزُقَنَا الْعَافِيَةَ وَالسَّلَامَةَ فِي لدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ. إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Bacaan Latin

Allahumma yā dzal-manni wa lā yumannu ‘alaihi, yā dzal-jalāli wal-ikrām, yā dzath-thauli wal-in‘ām, lā ilāha illā anta, zhahrallājī’īn, wa jāral-mustajīrīn, wa amānal-khāifīn. Allāhumma in kunta katabtanā ‘indaka fī ummil-kitābi asyqiyā’a aw maḥrūmīn aw maṭrūdīn aw muqattaran ‘alainā fir-rizqi, famḥullāhumma bifaḍlika syaqāwatanā wa ḥirmānanā wa ṭardanā wa iqtitāra rizqinā. Wa athbitnā ‘indaka fī ummil-kitābi su‘adā’a marzūqīna muwaffaqīna lil-khairāt. Fa innaka qulta wa qawluka al-ḥaq fī kitābikal-munzali ‘alā nabiyyikal-mursal: Yamḥullāhu mā yashā’u wa yuthbitu wa ‘indahū ummul-kitāb. Allāhumma bittajallil-a‘ẓam fī lailatin-niṣfi min syahri Sya‘bānal-mukarram allatī yufraqu fīhā kullu amrin ḥakīm, an taksyifa ‘annal-balā’a wal-wabā’a wal-faḥsyā’a wal-miḥan mā ẓahara minhā wa mā baṭan, wa an tarzuqanā al-‘āfiyata was-salāmata fid-dīni wad-dunyā wal-ākhirah. Innaka ‘alā kulli syai’in qadīr. Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam.

Artinya

“Ya Allah, Wahai Dzat yang Maha Memberi karunia dan tidak pernah diberi karunia, Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, Wahai Dzat yang memiliki kelapangan dan nikmat. Tidak ada Tuhan selain Engkau, tempat berlindung orang-orang yang memohon perlindungan, pelindung orang-orang yang meminta pertolongan, dan pemberi rasa aman bagi orang-orang yang takut. Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di dalam Lauhul Mahfuz sebagai orang-orang yang celaka, terhalang dari rezeki, terusir, atau disempitkan rezekinya, maka hapuskanlah dengan karunia-Mu kecelakaan, keterhalangan, keterusiran, dan kesempitan rezeki kami. Tetapkanlah kami di dalam Lauhul Mahfuz sebagai orang-orang yang berbahagia, diberi rezeki, dan diberi taufik untuk berbuat kebaikan. Sungguh Engkau telah berfirman dan firman-Mu adalah benar dalam Kitab-Mu yang diturunkan kepada Nabi-Mu yang diutus: ‘Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisi-Nya terdapat Lauhul Mahfuz.’ Ya Allah, dengan tajalli-Mu yang  gung pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia, malam ketika ditetapkan segala perkara yang penuh hikmah, angkatlah dari kami segala bala, wabah, perbuatan keji, dan berbagai cobaan yang tampak maupun yang tersembunyi. Anugerahkanlah kepada kami keselamatan dan kesehatan dalam agama, dunia, dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Doa Nisfu Sya’ban yang umum dibaca di Indonesia merupakan doa yang bersifat anjuran dan bukan doa wajib, sehingga boleh dibaca dengan lafaz yang ada atau dengan doa pribadi sesuai kebutuhan. (Z-4)

Sumberbaznaskotasemarang, muijatim



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya