Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Penguatan Ekosistem Digital Dukung Pertumbuhan Kreativitas Anak Bangsa

mediaindonesia.com
17/1/2026 13:47
Penguatan Ekosistem Digital Dukung Pertumbuhan Kreativitas Anak Bangsa
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. Istimewa)

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan ekosistem digital yang kuat dan terarah menjadi kunci utama untuk mendorong kreativitas serta kemampuan adaptasi generasi muda Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Menurut sosok yang akrab disapa Rerie ini, modal dasar berupa kreativitas individu sudah dimiliki oleh anak bangsa. Namun,, hambatan utama saat ini terletak pada kesiapan infrastruktur dan lingkungan digital yang belum sepenuhnya mendukung.

Berdasarkan data terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2023-2024, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5%. Bahkan, di wilayah perkotaan, penetrasi internet pada kelompok remaja usia 13-18 tahun hampir menyentuh angka 100%.

Meski akses internet sangat tinggi, kualitas pemanfaatannya masih menjadi catatan. Merujuk pada Survei Literasi Digital Indonesia 2023:

  •     Indeks Literasi Digital: 3,84 dari skala 5 (Kategori Sedang).
  •     Keamanan Digital: 3,52 (Masih rendah).
  •     Kecakapan Digital: 3,44 (Perlu peningkatan).

Membangun Ekosistem Digital yang Adil dan Terarah

Lestari Moerdijat, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi X DPR RI, mendesak adanya langkah nyata untuk membangun ekosistem yang tidak hanya kuat, tetapi juga adil bagi seluruh anak bangsa.

"Kolaborasi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan industri teknologi harus segera diwujudkan agar pemerataan infrastruktur, kurikulum yang relevan, serta penguatan etika digital dapat terealisasi," ujar Rerie dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1).

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini berharap agar penguatan sistem ini mampu mengubah peran generasi muda Indonesia di kancah global. Dengan kesiapan yang matang, anak bangsa diharapkan tidak hanya berhenti sebagai konsumen teknologi.

"Target kita adalah generasi penerus yang mampu menjadi pencipta (creator) dan pengendali teknologi di masa depan," pungkasnya. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya