Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MI instan adalah makanan olahan siap saji yang terbuat dari tepung terigu dan diproses sedemikian rupa sehingga mudah dan cepat dimasak, biasanya hanya dengan diseduh atau direbus beberapa menit.
Mi instan dilengkapi dengan bumbu instan seperti garam, penyedap rasa, minyak, dan rempah-rempah, sehingga memiliki rasa gurih dan praktis dikonsumsi. Karena proses pengolahannya, mi instan umumnya tinggi karbohidrat, lemak, dan natrium, tetapi rendah serat serta protein.
Mi instan tinggi karbohidrat dan lemak, tetapi rendah protein, serat, vitamin, dan mineral.
Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi.
Natrium dan lemak jenuh berlebih dapat memicu gangguan jantung dan pembuluh darah.
Mi instan sulit dicerna dan bisa menyebabkan kembung, sembelit, atau nyeri lambung.
Bumbu dan lemak tinggi dapat memperparah maag dan GERD.
Kalori tinggi namun tidak mengenyangkan lama membuat konsumsi mi instan mudah berlebihan.
Karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah, berbahaya bagi penderita diabetes.
Kurangnya nutrisi penting dapat melemahkan sistem imun.
Asupan natrium tinggi membebani kerja ginjal dalam jangka panjang.
Sering makan mi instan dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol tinggi.
Konsumsi berlebihan dapat memicu sakit kepala atau rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
Ketergantungan pada mi instan membuat asupan makanan bergizi lain berkurang.
Dapat menghambat pertumbuhan karena minim nutrisi penting.
Jika tetap ingin makan mi instan, tambahkan sayuran, telur, atau ayam, kurangi bumbu, dan batasi frekuensi konsumsinya. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Modifikasi penggunaan bumbu untuk menurunkan kandungan natrium, dengan cara penggunaan bumbu dapur untuk mengurangi penggunaan bumbu bubuk mi instan.
Banyak orang mengeluhkan rasa cepat lapar setelah makan mi instan, padahal makanan ini sering dianggap praktis dan mengenyangkan.
KULINER Korea atau K-Food kini telah menjadi salah satu sektor yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal ini tidak lain karena beberapa faktor seperti kehadiran makanan di tayangan drakor.
Samyang menyebut kesuksesan ini bukan hanya karena sensasi pedas, tetapi juga strategi lokalisasi yang agresif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved