Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

13 Dampak Negatif Sering Makan Mi Instan

Reynaldi Andrian Pamungkas
12/1/2026 22:30
13 Dampak Negatif Sering Makan Mi Instan
Berikut Dampak Negatif Sering Makan Mi Instan(freepik)

MI instan adalah makanan olahan siap saji yang terbuat dari tepung terigu dan diproses sedemikian rupa sehingga mudah dan cepat dimasak, biasanya hanya dengan diseduh atau direbus beberapa menit.

Mi instan dilengkapi dengan bumbu instan seperti garam, penyedap rasa, minyak, dan rempah-rempah, sehingga memiliki rasa gurih dan praktis dikonsumsi. Karena proses pengolahannya, mi instan umumnya tinggi karbohidrat, lemak, dan natrium, tetapi rendah serat serta protein.

Berikut 13 Dampak Negatif Sering Makan Mi Instan

1. Kandungan Gizi Tidak Seimbang

Mi instan tinggi karbohidrat dan lemak, tetapi rendah protein, serat, vitamin, dan mineral.

2. Tinggi Natrium

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi.

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Natrium dan lemak jenuh berlebih dapat memicu gangguan jantung dan pembuluh darah.

4. Gangguan Pencernaan

Mi instan sulit dicerna dan bisa menyebabkan kembung, sembelit, atau nyeri lambung.

5. Memicu Asam Lambung Naik

Bumbu dan lemak tinggi dapat memperparah maag dan GERD.

6. Berisiko Obesitas

Kalori tinggi namun tidak mengenyangkan lama membuat konsumsi mi instan mudah berlebihan.

7. Meningkatkan Kadar Gula Darah

Karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah, berbahaya bagi penderita diabetes.

8. Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Kurangnya nutrisi penting dapat melemahkan sistem imun.

9. Mengganggu Kesehatan Ginjal

Asupan natrium tinggi membebani kerja ginjal dalam jangka panjang.

10. Meningkatkan Risiko Sindrom Metabolik

Sering makan mi instan dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol tinggi.

11. Mengandung Bahan Pengawet dan MSG

Konsumsi berlebihan dapat memicu sakit kepala atau rasa tidak nyaman pada sebagian orang.

12. Mengganggu Pola Makan Sehat

Ketergantungan pada mi instan membuat asupan makanan bergizi lain berkurang.

13. Kurang Baik untuk Anak dan Remaja

Dapat menghambat pertumbuhan karena minim nutrisi penting.

Jika tetap ingin makan mi instan, tambahkan sayuran, telur, atau ayam, kurangi bumbu, dan batasi frekuensi konsumsinya. (Z-4)

Sumber: alodokter, halodoc



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya